Menhan Israel Kecewa Trump Hubungkan Perang Lebanon dengan Iran

Menhan Israel Kecewa Trump Hubungkan Perang Lebanon dengan Iran
Menhan Israel Israel Katz kecewa atas pengaitan perang Lebanon dengan Iran oleh Presiden AS Donald Trump. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan rasa kecewa terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang bersikukuh menghubungkan perang di Lebanon dengan Iran dalam agenda pembicaraan gencatan senjata. 

Pihak Israel memandang seharusnya konflik Lebanon dipisahkan dari diskusi perundingan gencatan senjata antara AS dan Iran.

Dilansir CNN, Selasa (30/6/2026), Israel Katz menyatakan "penyesalan" karena kedua konflik tersebut dikaitkan, namun ia mengatakan hal itu "demi kepentingan Amerika. Amerika Serikat sangat ingin mendorong kemungkinan negosiasi dengan Iran, dan mereka memandang situasi di Lebanon sebagai sebuah hambatan."

Katz menegaskan bahwa Israel "tidak memiliki ambisi wilayah" di Lebanon, namun telah memperoleh dukungan AS untuk tetap bertahan di sana hingga Hizbullah melucuti senjatanya di seluruh penjuru negeri.

Situasi di Lebanon telah mempersulit dialog awal antara AS dan Iran. Teheran menuntut penarikan menyeluruh pasukan Israel dari Lebanon sebelum bersedia menandatangani kesepakatan akhir dengan Washington, sementara Israel menegaskan tidak akan menarik diri dari Lebanon selatan hingga Hizbullah—kelompok proksi Iran—benar-benar melucuti senjatanya.

Menurut seorang pejabat Israel, Katz juga menyebutkan bahwa Israel telah meluluhlantakkan 100% desa-desa yang berada di sisi barat perbatasan Israel-Lebanon serta sekitar 73% di area perbatasan lainnya.

Ia menambahkan bahwa sekitar 200.000 warga yang mengungsi dari Lebanon selatan tidak akan diperkenankan kembali ke kediaman mereka.

Katz menegaskan kebijakan Israel untuk menyerang kawasan Dahiyeh di Beirut apabila Hizbullah melakukan serangan ke wilayah utara Israel. Ia juga menyatakan bahwa Israel siap untuk kembali terlibat perang dengan Iran, baik apabila Trump menyimpulkan bahwa negosiasi telah gagal maupun jika Iran menyerang Israel.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index