Serangan Drone Iran ke Bandara Kuwait, Sejumlah Orang Terluka

Serangan Drone Iran ke Bandara Kuwait, Sejumlah Orang Terluka
Serangan drone yang dilancarkan Iran menghantam Bandara Internasional Kuwait. (Sumber Foto: suara.com)

KUWAIT - Militer Iran melancarkan serangan drone terhadap salah satu terminal penumpang di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6) pagi waktu setempat. Insiden tersebut menyebabkan beberapa orang terluka dan memaksa aktivitas penerbangan di bandara Kuwait dihentikan sementara.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Brigadir Jenderal Saud Abdulaziz Al-Atwan, seperti dilansir AFP, Rabu (3/6/2026), menggambarkan serangan drone tersebut sebagai "agresi kriminal Iran yang mengakibatkan kerusakan material yang signifikan terhadap bangunan dan memicu cedera".

Al-Atwan tidak merinci jumlah korban luka akibat serangan tersebut. Namun, melalui media sosial, ia menyatakan bahwa para korban luka telah mendapatkan perawatan medis.

Kantor berita Kuwait melaporkan bahwa otoritas penerbangan sipil telah menangguhkan lalu lintas udara di Bandara Internasional Kuwait dan mengalihkan penerbangan kedatangan ke sejumlah bandara alternatif.

"Terminal Satu diserang Iran yang menyebabkan sejumlah korban jiwa dan kerusakan," sebut kantor berita Kuwait dalam laporannya, merujuk pada Terminal Satu pada Bandara Internasional Kuwait.

Kuwait, negara Teluk kaya minyak, telah menjadi target serangan pembalasan Iran sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel menggempur Teheran pada akhir Februari lalu. Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap negara-negara Teluk tetangganya yang menampung aset militer AS.

Teheran menuduh Kuwait, yang menjadi lokasi sejumlah pangkalan militer AS, telah mengizinkan pasukan Washington melancarkan serangan dari wilayahnya.

Laporan mengenai serangan drone Iran di bandara Kuwait ini muncul setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan bahwa Iran menembakkan beberapa rudal balistik dalam serangan terhadap Kuwait dan Bahrain. CENTCOM mengklaim bahwa semua rudal Teheran gagal mengenai sasaran.

"Dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait gagal mencapai sasaran atau hancur di udara, dan tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain segera dicegat oleh pasukan pertahanan udara AS dan Bahrain," sebut CENTCOM dalam pernyataannya.

CENTCOM juga mengklaim pasukannya telah menembak jatuh tiga drone tempur satu arah yang diluncurkan Iran ke arah pelaut sipil di kawasan Teluk.

Selain itu, CENTCOM mengumumkan bahwa pasukan AS telah melancarkan "serangan pertahanan diri" terhadap stasiun kendali darat militer Iran di Pulau Qeshm, Selat Hormuz, perairan Teluk Persia.

"Sebagai tanggapan atas upaya serangan Iran di seluruh kawasan Timur Tengah," kata CENTCOM pada Rabu (3/6).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index