JAKARTA - Setelah diperkenalkan secara global pada April lalu, Hyundai Ioniq 3 menjadi model hatchback elektrik berdimensi mungil yang tengah ramai diperbincangkan oleh para pecinta otomotif internasional.
Kendaraan itu rencananya bakal dihadirkan di tanah air lewat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada penghujung Juli mendatang.
Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto, pada Kamis, membeberkan bahwa unit Ioniq 3 yang ditampilkan di gelaran GIIAS merupakan versi spesial dan kehadirannya dimaksudkan untuk memantau respon konsumen sebelum pihak perusahaan menetapkan arah kebijakan selanjutnya.
"Ioniq 3 itu edisi spesial, kami sedang melihat animo masyarakat di Indonesia," kata dia.
Menilik pada laman resmi Hyundai, Ioniq 3 mengedepankan efisiensi aerodinamika, sistem teknologi kendaraan elektrik yang mudah digunakan, serta kabin lega untuk menunjang kegiatan sehari-hari.
Mobil listrik hatchback tersebut dikembangkan menggunakan platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) kepunyaan Hyundai Motor Group yang memakai arsitektur kelistrikan 400 volt.
Untuk pasar Eropa, model ini disediakan dalam dua pilihan kapasitas baterai, yakni 42,2 kWh untuk versi Standard Range dengan estimasi jarak tempuh WLTP mencapai 344 kilometer dan 61 kWh untuk varian Long Range yang menyasar jarak jelajah hingga 496 kilometer.
Pihak dari Sumbernya menyatakan bahwa Ioniq 3 menggunakan tipologi terbaru bernama "Aero Hatch" dengan koefisien hambatan udara sebesar 0,263 yang difungsikan untuk menyeimbangkan efisiensi aerodinamika dengan keluasan interior.
Tampilan tersebut dipadukan dengan gaya bahasa desain "Art of Steel", pencahayaan bermotif pixel, serta empat titik lampu yang melambangkan huruf "H" lewat sandi Morse.
Untuk urusan performa, mobil ramah lingkungan jenis hatchback ini menggunakan penggerak roda depan yang menghasilkan tenaga hingga 107,8 kW (147 PS), torsi maksimal 250 Nm, serta kecepatan puncak 170 km per jam.
Proses pengisian energi cepat DC dari 10 hingga 80 persen diklaim mampu dirampungkan dalam waktu sekitar 29 menit pada kondisi ideal, sementara pengisian AC menunjang kapasitas sampai 22 kW.
Produsen turut melengkapi Ioniq 3 dengan ruang dalam berkonsep "Furnished Space" yang menawarkan konfigurasi lima kursi penumpang, termasuk area yang diklaim sanggup menampung tiga orang dewasa pada baris kedua.
Model tersebut mempunyai kapasitas bagasi sebesar 441 liter yang mencakup ruang kargo utama 322 liter serta Megabox sebesar 119 liter yang terletak di bawah lantai bagasi.
Teknologi sistem hiburan Pleos Connect yang berbasis pada Android Automotive OS (AAOS) menjadi salah satu keunggulan utama, yang didukung oleh Hyundai Digital Key 2, fitur Plug & Charge, perencana rute kendaraan listrik terintegrasi, serta fungsi Vehicle-to-Load (V2L) untuk keperluan daya listrik di dalam maupun luar kendaraan.
Guna menjamin keselamatan, Ioniq 3 dilengkapi sistem Hyundai SmartSense yang terdiri dari Highway Driving Assist 2 (HDA2), Remote Smart Parking Assist (RSPA), Memory Reverse Assist (MRA), Surround View Monitor (SVM), Blind-Spot View Monitor (BVM), tujuh kantong udara, serta lampu proyeksi LED dengan sistem Intelligent Front-Lighting System (IFS).
Dari segi ukuran, Ioniq 3 memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, serta jarak sumbu roda sepanjang 2.680 mm.
Model ini diproduksi pada fasilitas pabrik Hyundai Motor Türkiye yang berada di ?zmit untuk menyokong kebutuhan mobilitas berbasis listrik bagi pasar Eropa.