Sumur LLA-5 Berpotensi Pasok Tambahan Minyak Hingga 1.200 BOPD

Sumur LLA-5 Berpotensi Pasok Tambahan Minyak Hingga 1.200 BOPD
Tambahan produksi dari sumur LLA-5 diharapkan dapat memperkuat pasokan minyak nasional (FOTO: NET)

MUARA ENIM - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengabarkan, terdapat potensi ekstraksi tambahan minyak bumi domestik sampai kisaran 1.200 barel per hari (barrel oil per day/BOPD) lewat sumur pengembangan LLA-5 yang dikelola PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Berdasarkan data dari Sumbernya, sumur LLA-5 mengawali proses tajak pada 27 April 2026 di Platform Lima memakai Rig PV-Drilling II.

Aktivitas pengeboran tersebut selesai pada 22 Juni 2026 atau memakan waktu sepanjang 67 hari.

Di tengah jalannya proses, pemboran sempat menemui hambatan akibat terdapat perangkat yang terjebak di area dalam sumur (stuck pipe).

Situasi itu memaksa pihak pengelola untuk mengevakuasi kembali komponen yang tertinggal serta meneruskan pemboran lewat teknik sidetrack, sehingga waktu operasional menjadi lebih lama ketimbang proyeksi semula.

Dari Sumbernya menerangkan, sumur itu dibuat melenceng dengan sasaran zona LL-30 di jarak rentang 4.745-4.752 ftMD.

"Sumur ini dibor miring dengan target lapisan LL-30 pada interval 4.745-4.752 ftMD," jelas SKK Migas dalam keterangannya, dikutip Minggu (28/6/2026).

Usai pengerjaan pengeboran rampung, sumur melalui tahapan pengetesan hasil dan mulai mengalirkan minyak (production on process/POP) pada 26 Juni 2026, lewat capaian awal sebesar 566 BOPD.

Pada momen ini, pihak pengelola tengah menjalankan langkah pembersihan (clean-up) sumur.

Setelah fase itu tuntas, hasil minyak diproyeksikan melonjak hingga berkisar 1.200 BOPD dengan kadar air berkisar 4% memanfaatkan teknik gas lift.

Apabila sasaran itu terpenuhi, hasil dari sumur LLA-5 bakal menyentuh kisaran empat kali lipat dari proyeksi semula yang berada di angka 300 BOPD.

Meninjau aspek finansial, dari Sumbernya mendata pemanfaatan dana pemboran berada di kisaran 95% dari total Authorization for Expenditure (AFE) yang disepakati, yaitu senilai US$13,38 juta.

Semua rangkaian pengerjaan pemboran pun dikabarkan selesai dengan nihil insiden kerja.

Dari Sumbernya menginginkan fase clean-up bisa berlangsung tanpa hambatan agar hasil sumur LLA-5 bisa secepatnya menyentuh angka sasaran sekitar 1.200 BOPD serta mempertebal cadangan minyak domestik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index