Media Field Trip FJM Jambi: Edukasi Objektif Industri Hulu Migas

Media Field Trip FJM Jambi: Edukasi Objektif Industri Hulu Migas
Tim penanggulangan keadaan darurat PEP Jambi (FOTO: NET)

JAKARTA - Ketua Forum Jurnalis Migas (FJM) Jambi, Drs. H. Mursyid Yusmar Sonsang, M.Pd, memastikan bahwa agenda Media Field Trip FJM Jambi 2026 merupakan langkah vital bagi wartawan untuk memahami operasional migas dari sudut pandang yang objektif.

Menurutnya, kunjungan langsung ke lapangan memungkinkan jurnalis untuk menulis berita berdasarkan data dan fakta, bukan sekadar asumsi.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Zona 1 Field Jambi, Selasa (25/6/2026), Mursyid menekankan standar organisasi FJM yang ketat.

Ia menuturkan adanya sejumlah media yang keanggotaannya telah dicabut karena tidak aktif mempublikasikan rilis berita.

“Kami menjaga independensi wartawan, berita boleh dimuat tetapi tetap harus berimbang dengan konfirmasi,” ujarnya.

Agenda field trip yang melibatkan 60 wartawan ini memberikan wawasan mendalam mengenai operasional hulu migas, termasuk penerapan standar HSSE.

Simulasi Fire Ground HSSE menjadi agenda utama, yang memperagakan prosedur pemadaman api oleh tim tanggap darurat PEP Jambi.

Aksi tersebut menunjukkan kesiapan perusahaan dalam memitigasi risiko tinggi pada sektor migas.

Pjs Manager Jambi Field, Alfian Mayando, menyebut media adalah mitra strategis dalam penyebaran narasi positif industri migas.

“Publik perlu tahu operasi migas yang aman dan bertanggung jawab. Tanpa media, pesan ini tidak akan sampai ke masyarakat luas,” katanya.

Di sisi lain, perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Kurnia Ariwijayanti, menilai kegiatan ini sebagai bentuk investasi sosial.

Ia berharap awak media senantiasa memberitakan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan KKKS agar publik memahami kontribusi nyata industri hulu migas.

Selain edukasi formal, momen istirahat digunakan jurnalis dan pekerja untuk saling berdiskusi.

Kegiatan ini memperkuat hubungan kemitraan antara industri migas dan media, sekaligus menegaskan transparansi operasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index