SURABAYA - PT Pertamina EP Cepu (PEPC) melaporkan perolehan produksi minyak sebanyak 70,035 MBOPD dan produksi gas mencapai 299,5 MMSCFD, sehingga akumulasi lifting migas berada di angka 94,349 BOEPD selama tahun 2025.
Di sisi lain pada bidang lingkungan, perseroan ini berhasil melakukan pengurangan emisi sebesar 13,19 Kilo Ton CO2e, di mana seluruh pencapaian itu mampu melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.
Mengenai aspek keselamatan kerja periode 2017 hingga 2025, PEPC berhasil meraih 70.111.623 Jam Kerja Selamat, sebuah prestasi besar yang membuktikan bahwa budaya HSSE (Health, Safety, Security & Environment) telah tertanam kokoh di setiap jenjang operasional perusahaan.
Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Ruby Mulyawan, menjelaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar data statistik saja, tetapi wujud nyata dari dedikasi setiap perwira PEPC untuk pulang ke rumah dengan keadaan selamat setiap hari.
"Pencapaian tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh pekerja PEPC yang mampu beradaptasi dalam setiap perubahan dinamika yang terjadi. Ini adalah bukti bahwa ketangguhan organisasi kami bukan hanya diukur dari angka produksi, tetapi dari kemampuan kami untuk terus bergerak maju di tengah tantangan," terang Ruby dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2025 kemarin.
"Apresiasi untukPertamina EP Cepu yang mampu menorehkan kinerja positif dengan peringkat usaha sangat baik ditengah dinamika geopolitik global yang penuh tantangan . Capaian ini membuktikan bahwa sinergi antara pekerja, jajaran manajemen, pimpinan perusahaan dan pengawasan berjalan dengan baik dan saling menguatkan untukmencapai Asta Cita mewujudkan kemandirian energi”, sambung Komisaris Utama PT Pertamina EP Cepu, Taufan Hunneman.
PEPC memperkuat tiga pilar utama, yaitu pertama Optimasi produksi & cadangan melalui percepatan pengembangan lapangan serta Enhanced Oil Recovery; kedua Transisi energi & dekarbonisasi lewat program reduksi emisi GRK dan flaring reduction; kemudian yang ketiga adalah Penguatan program CID yang membawa manfaat langsung untuk masyarakat di semua wilayah operasional.
Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty, yang hadir mewakili pemegang saham ikut memberikan apresiasi terhadap kinerja PEPC di tahun 2025.
"Torehan 70 juta lebih jam kerja selamat dan kinerja positif adalah pencapaian yang tidak datang dari keberuntungan — ini lahir dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi seluruh pekerja PEPC. Atas nama pemegang saham, kami bangga dan berterima kasih atas pengabdian luar biasa ini," pungkas Mery.