Mitrabara Adiperdana Perkuat Diversifikasi Bisnis di Tengah Tekanan

Mitrabara Adiperdana Perkuat Diversifikasi Bisnis di Tengah Tekanan
Paparan publik MBAP (FOTO: NET)

JAKARTA – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) berhasil mempertahankan performa kinerja yang tetap positif sepanjang tahun 2025 walaupun menghadapi tekanan dari situasi industri batu bara global, merosotnya harga komoditas, serta hambatan operasional di area tambang.

Perusahaan saat ini menitikberatkan pada strategi diversifikasi bisnis sebagai langkah untuk menjamin pertumbuhan dalam jangka panjang di tengah kondisi pasar batu bara yang penuh ketidakpastian.

Selama tahun buku 2025, MBAP berhasil membukukan pendapatan sebesar 164,87 juta dolar AS dengan perolehan total laba bersih mencapai 1,37 juta dolar AS.

Direktur Utama Mitrabara Adiperdana, Khoirudin, mengungkapkan bahwa perusahaan tetap konsisten menjaga stabilitas fundamental keuangan melalui penguatan posisi kas, pengelolaan utang yang aman, serta penerapan efisiensi operasional saat melalui kondisi pasar yang sulit.

“Perseroan juga terus memperkuat tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta implementasi prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasional dan bisnis,” kata Khoirudin, Rabu (20/5/2026).

Guna merespons tren perlambatan ekonomi di sektor batu bara, MBAP konsisten melakukan transformasi lewat pengembangan portofolio usaha di sektor energi terbarukan, bidang infrastruktur, hingga industri pertanian.

Kebijakan ini diterapkan demi memperkuat daya tahan bisnis sekaligus menghadirkan sumber pendapatan baru di luar sektor komoditas batu bara termal.

Khoirudin mengimbuhkan, berkembangnya tren transisi energi di tingkat global membuka kesempatan besar untuk melakukan ekspansi bisnis non-batu bara, seperti pada sektor energi surya maupun bisnis yang berbasis keberlanjutan.

Oleh sebab itu, pihak manajemen berkomitmen untuk senantiasa menaikkan sinergi di antara lini bisnis dan mengoptimalkan performa seluruh anak perusahaan sepanjang tahun 2026.

“Fokus strategis perusahaan akan diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi kinerja anak usaha, pengembangan bisnis non-coal, serta penguatan sinergi antar lini usaha,” ujar Khoirudin.

MBAP merasa optimistis bahwa prospek bisnis pada tahun 2026 mendatang akan tetap cerah meskipun masih dibayangi oleh fluktuasi harga komoditas global.

Manajemen sangat percaya bahwa langkah diversifikasi usaha menjadi poin yang sangat krusial untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis di tengah pergeseran kiblat industri energi internasional.

PT Mitrabara Adiperdana Tbk sendiri ialah sebuah perusahaan terbuka di bidang energi serta sumber daya dengan lini portofolio yang melingkupi kegiatan pertambangan, penyediaan infrastruktur dan jasa, sektor energi terbarukan, hingga bidang agroindustri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index