JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya beberkan langkah konkret agar ekonomi RI bisa tumbuh 8 persen melalui optimalisasi sektor manufaktur dan konsumsi domestik.
Proyeksi angka pertumbuhan yang ambisius ini didasarkan pada ketahanan fundamental ekonomi nasional yang tetap kokoh meski berada di tengah tekanan global.
Peningkatan daya beli masyarakat serta percepatan hilirisasi komoditas unggulan menjadi pilar penyokong yang paling krusial untuk merealisasikan target tersebut.
"Yakin ekonomi RI bisa tumbuh 8 persen dalam 3 tahun, Purbaya beberkan kunci keberhasilannya terletak pada hilirisasi industri," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (28/4/2026).
LPS mencatat bahwa simpanan masyarakat di perbankan masih terus menunjukkan tren pertumbuhan positif yang menandakan likuiditas nasional sangat memadai.
Investasi pada sektor-sektor produktif diharapkan mampu mengalir lebih deras seiring dengan kemudahan regulasi yang terus diperbaiki oleh otoritas terkait.
Purbaya Yudhi Sadewa berpendapat, bahwa kehadiran teknologi kecerdasan buatan sejatinya berfungsi untuk meningkatkan potensi manusia, bukan sebagai pengganti peran manusia sepenuhnya dalam menggerakkan roda ekonomi.
"Kita harus berani menetapkan standar tinggi untuk memicu lompatan produktivitas di berbagai sektor riil," tegas Purbaya Yudhi Sadewa melalui berbagai sumber.
Strategi diversifikasi pasar ekspor ke negara-negara berkembang lainnya menjadi agenda yang sangat mendesak untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional.
Optimisme ini membawa angin segar bagi para pelaku usaha untuk kembali berekspansi serta meningkatkan kapasitas produksi dalam jangka menengah.