MEKKAH – Menghindari kelebihan muatan bagasi pesawat, jemaah haji mulai kirim oleh-oleh ke Indonesia via kargo dengan tarif kompetitif yang tersedia di sekitar maktab.
Pilihan ini diambil demi memastikan barang-barang yang dibeli di tanah suci tetap bisa sampai ke rumah tanpa melanggar aturan berat maskapai.
Banyak penyedia jasa ekspedisi kini membuka gerai darurat di dekat penginapan untuk mempermudah proses penimbangan.
"Kami menyarankan jemaah menggunakan jasa pengiriman resmi agar barang yang dikirim memiliki asuransi dan kepastian waktu sampai," ujar perwakilan PPIH, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
Pihak penyelenggara berpendapat, bahwa pengiriman lebih awal melalui jalur laut atau udara akan membantu mengurangi tumpukan barang di bandara saat jadwal kepulangan.
Tarif yang ditawarkan bervariasi tergantung pada kecepatan durasi pengiriman yang dipilih oleh para pengirim.
Biaya untuk kategori reguler biasanya dipatok mulai dari 10 hingga 15 riyal per kilogram.
Jemaah seringkali mengirimkan sajadah, kurma dalam jumlah besar, hingga pakaian khas Arab untuk dibagikan kepada kerabat.
Kemasan kardus yang kuat dan balutan plastik khusus disediakan untuk menjaga isi paket dari risiko kerusakan selama transit.
Proses pengiriman ini diperkirakan akan memakan waktu antara 14 sampai 30 hari kerja untuk sampai ke alamat tujuan.
Setiap paket wajib menyertakan alamat yang lengkap serta nomor kontak yang aktif di tanah air.
Layanan kargo ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang gemar berbelanja namun ingin tetap bepergian dengan tas jinjing yang ringan.