JAKARTA – Food Station Tjipinang Jaya pastikan stok beras di DKI masih aman guna memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan di pasar wilayah Jakarta.
Langkah monitoring intensif terus dilakukan pada gudang penyimpanan pusat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang mungkin terjadi secara mendadak.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan ini menyatakan bahwa aliran distribusi dari berbagai daerah penghasil padi masih berjalan dengan normal dan terkendali.
"Kami sampaikan bahwa stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang saat ini mencapai 30.000 ton, sehingga Food Station Tjipinang Jaya pastikan stok beras di DKI masih aman," ujar Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Karyawan Gunarso, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (28/4/2026).
Pencapaian angka cadangan tersebut diklaim berada di atas batas minimal keamanan pangan untuk wilayah metropolitan yang memiliki tingkat konsumsi sangat tinggi.
Kerja sama dengan berbagai gabungan kelompok tani di daerah penyangga menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pasokan komoditas pokok ini.
Karyawan Gunarso berpendapat, bahwa stabilitas pasokan merupakan instrumen terpenting dalam menekan laju inflasi daerah yang seringkali dipicu oleh kenaikan harga bahan pokok.
Otoritas pasar juga rutin menggelar operasi pasar murah di berbagai titik strategis agar akses pangan terjangkau tetap bisa dinikmati oleh seluruh lapisan warga.
"Koordinasi dengan Bulog dan pemerintah pusat tetap diperkuat untuk menjamin distribusi tidak mengalami kendala teknis di lapangan," ungkap Karyawan Gunarso dikutip dari berbagai sumber, Selasa (28/4/2026).
Kesiapan infrastruktur logistik yang dimiliki perusahaan saat ini mampu menampung tambahan pasokan hingga kapasitas maksimal jika diperlukan sewaktu-waktu.
Setiap unit kendaraan pengangkut mendapatkan prioritas jalur distribusi demi memastikan beras sampai di lapak pedagang tepat pada waktunya setiap pagi.
"Masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong karena cadangan yang tersedia lebih dari cukup untuk memenuhi konsumsi harian di Jakarta," tutur Karyawan Gunarso melalui berbagai sumber, Selasa (28/4/2026).
Upaya mitigasi terhadap potensi gangguan cuaca yang dapat menghambat panen raya di tingkat petani juga telah disiapkan melalui sistem penyimpanan modern.