Mongolia Darurat Limbah Baterai Mobil Hybrid Akibat Toyota Prius Bekas

Mongolia Darurat Limbah Baterai Mobil Hybrid Akibat Toyota Prius Bekas
ilusrasi limbah batrai

ULAANBAATAR – Mongolia darurat limbah baterai mobil hybrid setelah dibanjiri Toyota Prius bekas dari Jepang yang kini menumpuk tanpa adanya sistem daur ulang yang memadai.

Lonjakan kendaraan ramah lingkungan yang sudah melewati masa pakainya ini justru menciptakan masalah ekologi baru di negara padang rumput tersebut.

"Banjir Toyota Prius bekas dari Jepang, Mongolia darurat limbah baterai mobil hybrid yang mulai mencemari tanah karena tidak tertangani dengan benar," ujar pengamat otomotif, sebagaimana dilansir dari mashable.com, Jumat (24/4/2026).

Populasi kendaraan hybrid di wilayah ibu kota memang sangat tinggi karena efisiensi bahan bakarnya yang sangat cocok untuk iklim ekstrem.

Namun, ketiadaan regulasi ketat mengenai pengelolaan komponen elektrikal setelah kendaraan rusak membuat tumpukan baterai bekas kian tak terkendali.

Pengamat otomotif berpendapat bahwa kemudahan impor mobil bekas tanpa dibarengi kesiapan industri daur ulang adalah kesalahan strategi lingkungan yang fatal.

Warga lokal sering kali membongkar unit secara mandiri hanya untuk mengambil logam berharga tanpa memikirkan risiko kebocoran zat kimia.

Hampir sebagian besar mobil yang beredar di jalanan merupakan unit tangan kedua yang masa pakai baterainya sudah mendekati titik akhir.

"Situasi kian sulit karena banjir Toyota Prius bekas dari Jepang, Mongolia darurat limbah baterai mobil hybrid tanpa bantuan teknis dari pihak produsen," lanjut pengamat otomotif, sebagaimana dilansir dari mashable.com, Jumat (24/4/2026).

Pemerintah setempat mulai mencari solusi melalui kerja sama internasional untuk membangun fasilitas pengolahan limbah B3 yang sesuai standar.

Dibutuhkan investasi besar serta transfer teknologi agar komponen nikel-metal hidrida tersebut tidak merusak kesehatan penduduk dalam jangka panjang.

Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi negara berkembang lainnya yang menjadi tujuan pasar mobil bekas elektrik maupun hybrid dari negara maju.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index