JAKARTA – Ketua DPR RI mendorong penguatan sistem pengawasan UTBK secara menyeluruh guna mencegah segala bentuk potensi kecurangan selama proses seleksi masuk PTN.
Integritas pelaksanaan ujian seleksi perguruan tinggi menjadi fondasi utama dalam melahirkan bibit unggul bangsa yang jujur. Upaya preventif harus dilakukan secara sistematis agar kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan nasional tetap terjaga dengan baik.
"Pengawasan UTBK harus dilakukan secara ketat dan menyeluruh untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik kecurangan," ujar Puan Maharani, sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Jumat (24/4/2026).
Puan Maharani berpendapat bahwa kemajuan teknologi saat ini sering kali disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi dalam ujian.
Oleh sebab itu, penggunaan alat pemindai logam serta pengawasan digital di setiap lokasi ujian perlu ditingkatkan kualitasnya. Evaluasi rutin terhadap protokol keamanan di setiap pusat ujian menjadi kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi demi keadilan bagi seluruh peserta.
"Integritas dunia pendidikan kita dipertaruhkan jika sistem pengawasan UTBK masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan oknum," tegas Puan Maharani, dikutip dari antaranews.com.
Keadilan bagi jutaan calon mahasiswa yang telah belajar keras menjadi poin utama yang disuarakan oleh pimpinan parlemen tersebut. Penyelenggara diharapkan tidak hanya fokus pada aspek teknis pengerjaan soal, namun juga pada perlindungan keamanan data dan sterilisasi ruangan.
Puan Maharani menekankan bahwa sanksi tegas harus diberikan kepada siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran selama proses seleksi berlangsung.
"Kami mendorong kementerian terkait untuk terus memperbarui sistem pengawasan UTBK seiring dengan perkembangan modus kecurangan yang kian beragam," ujar Puan Maharani melalui antaranews.com.
Jumlah peserta yang mencapai ratusan ribu orang menuntut kesiapsiagaan penuh dari para pengawas di lapangan. 1 sistem pelaporan yang cepat dan tanggap harus tersedia agar setiap indikasi kecurangan dapat langsung ditindaklanjuti secara hukum.
Keberhasilan menjaga kemurnian hasil ujian ini akan memberikan dampak positif pada kualitas lulusan perguruan tinggi di masa depan. Pendidikan yang bersih adalah langkah awal menuju Indonesia Emas yang dicita-citakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.