Kementerian PU Selidiki Penyebar Surat Dinas Menteri yang Bocor

Kamis, 09 Juli 2026 | 15:41:51 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Sumber Foto: liputan6.com)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun kelompok penyelidikan guna memeriksa kebocoran surat tugas Menteri Pekerjaan Umum yang belakangan ini ramai di media internet.

Titik tekan pemeriksaan diarahkan untuk membuka sosok yang disinyalir menyebarkan berkas internal itu kepada masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menuturkan, penyelidikan sedang berproses demi memastikan pangkal kebocoran surat yang jadi perbincangan masyarakat sebab mencantumkan nama anak Menteri PU, Doddy Hanggodo, sebagai anggota rombongan lawatan kerja ke New York, Amerika Serikat.

"Kami sedang melakukan investigasi dan membentuk tim untuk mencari tahu dari mana sumber kebocoran surat dinas tersebut," kata Apri dari Sumbernya, Rabu (8/7/2026).

Ia menekankan, jika hasil pemeriksaan membuktikan berkas tersebut tersebar dari area internal Kementerian PU, staf yang tersangkut bakal diberi hukuman menurut aturan yang tersedia.

"Kalau memang terbukti berasal dari internal, tentu akan diberikan sanksi. Namun saat ini kami masih melakukan pendalaman sehingga belum bisa dipastikan bentuk sanksinya, apakah ringan, sedang, atau berat," ujarnya dari Sumbernya.

Apri menimpali, sampai saat ini proses pemeriksaan masih berjalan sehingga kementerian belum mampu menetapkan pihak yang bersalah atas penyebaran berkas tersebut.

Di sisi lain, Apri menekankan surat yang tersebar di media internet adalah berkas administrasi yang dikeluarkan guna mencukupi syarat pengaturan visa melalui Kementerian Luar Negeri.

Menurutnya, surat itu bukanlah wujud persetujuan lawatan kerja atau bukti pemakaian dana negara.

"Yang perlu kami tegaskan adalah tidak ada penggunaan APBN untuk pembiayaan anggota keluarga ataupun kepentingan pribadi. Apabila nantinya terdapat anggota keluarga yang mendampingi, seluruh pembiayaannya menggunakan dana pribadi," ujar dari Sumbernya.

Ia pun menerangkan agenda lawatan Menteri PU ke New York sampai saat ini masih bersifat tentatif.

Keberangkatan masih terpaku pada prioritas kewajiban pemerintah di tanah air, termasuk penanganan setelah bencana, akselerasi perampungan program Sekolah Rakyat, serta kesiapan menghadapi risiko El Nino.

Apri menimpali, pencantuman nama kerabat dalam surat administrasi dikerjakan berdasarkan koordinasi bersama Kementerian Luar Negeri.

Pada proses pengaturan visa, nama pengiring memang dianjurkan dimasukkan dalam satu berkas sebagai bagian dari pelengkap administrasi.

Terkini