Lokakarya EMCL-SKK Migas: Jurnalisme Era AI di Yogyakarta

Jumat, 19 Juni 2026 | 16:31:12 WIB
Lokakarya EMCL-SKK Migas (FOTO: NET)

YOGYAKARTA - Operator wilayah kerja minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyelenggarakan Lokakarya Media 2026 bagi para jurnalis asal Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur.

Kegiatan yang bertempat di The Jogja Hotel, Yogyakarta, pada 17–19 Juni 2026 tersebut mengusung tema “Etika, Akurasi, dan Inovasi Jurnalistik di Era Akal Imitasi”.

Puluhan awak media dari platform cetak, televisi, radio, hingga siber turut serta dalam agenda penguatan kapasitas profesi ini.

Anggota Dewan Pers yang juga menjabat Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Muhammad Jazuli, hadir sebagai narasumber utama.

Komisi yang dipimpinnya tersebut menangani aduan masyarakat terkait produk pemberitaan pers, penyelesaian sengketa pers, sekaligus penegakan Kode Etik Jurnalistik.

External Relations Coordinator Public and Government Affairs EMCL, Rifqi Ramadan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh wartawan yang menghadiri agenda ini.

“Kegiatan ini merupakan bukti kolaborasi dan komitmen EMCL untuk terus membersamai rekan-rekan jurnalis,” kata Rifqi Ramadan dalam sambutannya.

Merujuk pada pemaparan Rifqi, kesuksesan serta kelancaran operasional EMCL tidak hanya ditentukan oleh pihak internal perusahaan saja, melainkan juga disokong oleh komunikasi dan kolaborasi yang selaras dengan segenap pemangku kepentingan, termasuk kalangan media massa.

Rifqi menilai kontribusi jurnalis amat krusial dalam menyebarluaskan berbagai informasi secara membangun, proporsional, serta selaras dengan kaidah jurnalistik.

Hingga saat ini, menurut Rifqi, para wartawan juga memahami mekanisme konfirmasi yang diterapkan di lingkup internal perusahaan sehingga ikut menyokong penyebaran informasi yang valid kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menghaturkan terima kasih kepada EMCL atas dukungannya dalam mendongkrak kompetensi wartawan melalui beragam program pelatihan serta lokakarya.

“Untuk kesekian kalinya kami mendapatkan ilmu dan wawasan baru yang berkaitan dengan profesi jurnalistik,” ujar Sasmito.

Sasmito pun melayangkan apresiasi kepada Muhammad Jazuli yang telah membagikan rekam jejak pengalaman beserta pemahamannya seputar etika pers dan tantangan dunia jurnalisme di tengah disrupsi teknologi kecerdasan buatan.

Acara yang dibawakan oleh Al Maliki Ukay Sukaya Subqi tersebut berlangsung secara interaktif.

Pascapenyampaian materi, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok yang mengulas beragam persoalan dan tantangan yang dihadapi oleh para pekerja pers di era digital.

Setelah lokakarya rampung, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan laga sepak bola persahabatan yang mempertemukan tim jurnalis Kabupaten Bojonegoro dengan jurnalis Tuban.

Terkini