Pemicu Toyota Fortuner Dihancurkan Massa di Tanah Abang Terungkap

Pemicu Toyota Fortuner Dihancurkan Massa di Tanah Abang Terungkap
Aksi perusakan mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 888 HV yang diamuk massa di kawasan Tanah Abang. (Sumber Foto: suara.com)

JAKARTA - Sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna hitam menjadi sasaran amukan massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026) sore. Video yang menampilkan detik-detik pengepungan serta perusakan kendaraan tersebut tersebar luas dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. 

Penyebab insiden ini pun diketahui berawal dari serangkaian kejadian di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, sebelum berakhir dengan perusakan di Tanah Abang.

Insiden ini dipicu oleh pertengkaran antara pengemudi mobil berinisial ES (44) dengan seorang pengendara motor. Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa ketegangan tersebut dipicu oleh ketidaksabaran di jalan raya. 

"Berawal pengendara Fortuner membunyikan klakson berulang kali karena merasa dihalangi jalannya. Selanjutnya pengendara Fortuner memepet dan memaki pengendara sepeda motor," ungkap Dhimas dalam keterangan resminya, Minggu (7/6/2026).

Situasi memuncak ketika dua pengendara motor lainnya tiba di lokasi dan turut menghalangi laju mobil Fortuner milik ES. Bukannya mereda, ES justru kembali melontarkan makian yang memicu adu mulut. Berdasarkan keterangan ES kepada pihak kepolisian, salah satu pengendara motor disebut sengaja menabrakkan diri ke mobilnya sebagai upaya provokasi.

Tak lama kemudian, pengendara motor yang berselisih mulai mengejar mobil Fortuner ES sembari meneriakkan tuduhan bahwa ES telah melakukan aksi tabrak lari. Akibatnya, warga sekitar ikut tersulut emosi dan turut mengejar ES. 

"Selanjutnya pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan pengerusakan. Selanjutnya dalam perjalanan, mobil tersebut bisa dihentikan dan kembali terjadi keributan yang mengakibatkan luka dan perusakan mobil," tutur Dhimas.

Mobil Fortuner yang dikemudikan ES terus melaju hingga akhirnya terhenti di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam video amatir yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, tampak jelas mobil ES menjadi target kemarahan massa. 

Seorang pria berkaus hitam bahkan naik ke atas kap mobil yang bergerak perlahan, lalu menghantam kaca depan menggunakan batu bata secara brutal. Di sudut video lain, warga tampak mengerumuni mobil, melempar batu bata hingga kaca retak parah, serta beradu mulut dengan pengemudi di balik kaca yang telah hancur.

Mendapati adanya keributan besar, aparat kepolisian segera turun tangan dan mendapati mobil ES dalam kondisi hancur. ES juga mengalami luka di bagian kepala akibat amukan tersebut. "Setelah didalami ternyata didapati mobil sudah dalam keadaan kaca pecah dan body mobil pengok," ujar Dhimas. ES kemudian diamankan ke Polsek Tanah Abang untuk dimintai keterangan.

Namun, proses interogasi tidak berjalan lancar. Pria tersebut justru bersikap emosional dan memberikan jawaban yang tidak logis. "Sesampai di Polsek, pengendara Fortuner (ES) saat ditanya-tanya menjawab ngelantur dan masih marah-marah serta tidak mau membuat laporan dan juga tidak mau visum maupun diobati lukanya serta tidak mau membuat pernyataan," ucap Dhimas. 

Kondisi ES yang tampak linglung juga menyulitkan penyidik untuk menyusun laporan polisi terkait pengerusakan yang dialaminya.

Sekitar 25 menit kemudian, orang tua ES tiba di Polsek Tanah Abang. Pihak keluarga memilih untuk tidak memperpanjang kasus ke ranah hukum dan segera memanggil mobil derek untuk mengevakuasi kendaraan ES yang telah hancur. "Saat ditanya, orangtua pengemudi tidak mau membuat laporan dan kemudian membawa anaknya pulang berikut mobilnya," kata Dhimas.

Menanggapi narasi "tabrak lari" yang beredar dalam video, Polsek Tanah Abang telah menyisir lokasi di Jalan KH Mas Mansyur untuk mencari bukti kecelakaan lalu lintas. "Setelah dilakukan pengecekan pada waktu kejadian, untuk kecelakaannya tidak ada di Jalan KH Mas Mansyur," tegas Dhimas. 

Karena permasalahan awal terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, polisi saat ini melakukan koordinasi lintas wilayah untuk memastikan penyebab kasus tersebut. "Rencana tindak lanjut berkoordinasi dengan Polres Jaksel dan Polsek Tebet yang diduga awal TKP pengerusakan," tutur Dhimas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index