JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 secara langsung dalam Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dalam pidatonya, Prabowo mengumumkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2027 berada pada kisaran 5,8%-6,5%.
"Dengan kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8% hingga 6,5% pada tahun 2027," kata dia.
"Menuju pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029," lanjut Prabowo.
Prabowo juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut harus terefleksi pada peningkatan kesejahteraan rakyat secara nyata.
Prabowo dan Gibran Hadiri Rapat Paripurna DPR
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026). Berdasarkan pantauan, Prabowo tiba di Gedung Parlemen pada pukul 09.30 WIB bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya tampak kompak mengenakan setelan jas dan dasi berwarna biru, kemudian melakukan sesi foto bersama pimpinan DPR sebelum memasuki ruang rapat.
Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Prabowo Bakal Berikan Pidato
Berdasarkan informasi, Prabowo dijadwalkan memberikan pidato selama 45 menit mulai pukul 10.25 WIB. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa kehadiran Prabowo bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.
"Kebetulan tanggal 20 Hari Kebangkitan Nasional jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kami menyatukan pandangan dan kekuatan," kata Prasetyo kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, Prabowo ingin mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan, terutama dalam menjaga perekonomian nasional.
"Sebagai satu bangsa terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kami," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menjadi Presiden RI pertama yang menyampaikan pidato terkait KEM-PPKF dalam Rapat Paripurna DPR RI.