Gelagat Aneh Penyewa Kontrakan Bekasi Sebelum Tinggalkan Bangkai Kucing

Gelagat Aneh Penyewa Kontrakan Bekasi Sebelum Tinggalkan Bangkai Kucing
Kontrakan kotor penuh bangkai kucing di Bekasi. (Sumber Foto:NET)

JAKARTA - Temuan puluhan bangkai kucing di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi peristiwa yang sama sekali tidak terduga. 

Kendati demikian, pihak penyewa sebenarnya telah menunjukkan perilaku yang tidak biasa selama menghuni rumah tersebut.

Menurut Trya, selaku pemilik rumah, penyewa perempuan tersebut sudah tinggal selama kurang lebih satu tahun. Selama masa sewa, perempuan itu sering kali terlambat membayar uang kontrakan dengan beragam dalih.

"Mulailah ada masalah yang bayarnya susah, terus beberapa kali aku kayak ngerasa dibohongin, ada aja alasannya. Aku (pikir) 'Ini orang kok nggak benar'," kata Trya kepada detikProperti, Minggu (10/5/2026).

Tak hanya soal pembayaran, Trya menangkap kesan bahwa penyewa tersebut sedang menyembunyikan sesuatu di dalam rumah. 

Setiap kali Trya datang untuk menagih biaya sewa, penyewa akan segera keluar dan menghalangi pintu gerbang dengan posisi badannya agar akses masuk tertutup.

"Dia tuh yang kayak langsung buru-buru keluar, tutup gerbang di belakang. Aku nggak bisa masuk. Jadi aku nunggu di luar ya," ujarnya.

Selanjutnya, Trya mendapatkan laporan dari warga sekitar bahwa penyewa tersebut kerap kali tidur di area luar rumah. Di sana tersedia kasur serta obat nyamuk untuk digunakannya tidur.

Saat musim penghujan tiba, para tetangga juga sempat mengeluhkan aroma tidak sedap yang berasal dari kasur basah. 

Warga menduga bau menyengat itu bersumber dari kasur yang diletakkan penyewa di luar rumah, karena aroma tersebut langsung hilang setelah penyewa pindah dan membawa kasurnya.

"Tetangga aku WA (WhatsApp) 'Itu kok orangnya (penyewa) selalu tidur di luar ya? Kenapa tidur di luar?'" ucapnya.

Trya sendiri mengaku belum pernah melihat secara langsung momen penyewa tidur di luar rumah. Hal ini dikarenakan posisi rumahnya berada di blok belakang sehingga tidak setiap saat bisa memantau kondisi rumah tersebut.

Di sisi lain, warga yang tinggal tepat di sebelah kontrakan mengaku tidak pernah mendengar suara kucing, padahal jarak antar-bangunan sangatlah rapat.

Seiring berjalannya waktu, Trya merasa telah kehilangan kepercayaan akibat kebiasaan penyewa yang terus menunggak. Pada November 2025, ia meminta penyewa untuk mengosongkan rumah sebelum bulan Desember dengan alasan rumah tersebut akan dihuni oleh ibunya.

Sebelum ini, sebuah video menjadi viral di media sosial karena menampilkan kondisi rumah kontrakan yang sangat kotor dan memprihatinkan. Rumah yang baru ditinggalkan penyewa itu dipenuhi sampah, kotoran, bahkan banyak ditemukan bangkai kucing.

Dalam video tersebut, rumah nampak sangat berantakan. Terlihat berbagai jenis sampah mulai dari bungkus makanan kucing, kotak pasir (litter box), botol galon, hingga kandang. Selain itu, bagian lantai tertutup kotoran kecokelatan hingga ubinnya tidak lagi terlihat.

"Tapi banyak makanan kucing kok bisa pada mati ya? Ini apaan nih kayak gini-gini?" ucapnya dalam video itu, dikutip Senin (11/5/2026).

Trya mengonfirmasi bahwa rumahnya ditinggalkan dalam kondisi yang sangat menjijikkan dan penuh dengan bangkai. 

Ia dan suaminya akhirnya memutuskan untuk masuk dan membersihkan rumah tersebut setelah peringatan untuk membereskan barang tidak diindahkan oleh penyewa. Penemuan mengerikan itu terungkap saat suami Trya bersama petugas kebersihan hendak memulai proses pembersihan.

"Itu suami aku sama (orang) yang bersih-bersih (masuk kontrakan). Kaget dong!" ujar Trya.

Ia juga mengaku sangat terpukul saat melihat banyak kerangka kucing yang tersebar di hampir setiap sudut rumah, mulai dari kamar mandi, kamar tidur, area loteng, hingga dapur. Trya menaksir ada lebih dari 20 bangkai kucing di dalam rumah tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index