JAMBI – Debat Perdana Calon Ketua Umum BPP HIPMI untuk masa bakti 2026–2029 secara resmi dilaksanakan di Jambi pada Sabtu (9/5/2026).
Agenda berskala nasional ini menjadi sarana bagi para kandidat guna memaparkan visi, gagasan, serta strategi mereka dalam memperkokoh peran HIPMI di tengah tantangan ekonomi nasional, termasuk dalam upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchori, Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, unsur Forkopimda, hingga seluruh Ketua BPD HIPMI dari seluruh Indonesia.
Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Jambi, Fadhilah Hasrul, memberikan apresiasi atas sinergi antara panitia lokal dan nasional yang telah menyukseskan agenda ini.
“Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia lokal dan nasional atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik,” ujar Fadhilah.
Dalam sambutannya, Akbar Himawan Buchori menekankan bahwa debat ini bukan hanya sekadar ajang untuk berkompetisi, melainkan ruang guna melahirkan ide-ide serta gagasan konstruktif demi memperkuat posisi HIPMI sebagai mitra strategis bagi pemerintah.
“Kami ditonton seluruh masyarakat Indonesia, maka mari mengisi ruang ini dengan kolaborasi dan tetap menjaga kekompakan karena kami adalah keluarga besar HIPMI,” katanya.
Terdapat empat kandidat yang berkompetisi dalam debat perdana ini, yaitu Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afif Kalla, dan Anthony Leong.
Debat terbagi ke dalam enam segmen dengan melibatkan panelis dari berbagai kalangan, seperti pengusaha nasional sekaligus Anggota DPR RI Erwin Aksa, Ketua Kadin Provinsi Jambi Usman Sulaiman, Anggota DPR RI Bakri, serta akademisi Syahmardi Yacob.
Jalannya debat dipandu oleh moderator Brigita Manohara dengan suasana yang dinamis, membahas arah organisasi serta kontribusi para pengusaha muda terhadap pembangunan ekonomi nasional.