Menhut Perkuat Sinergi Sektor Kehutanan Bareng Alumni IPB

Menhut Perkuat Sinergi Sektor Kehutanan Bareng Alumni IPB
ilustrasi Alumni IPB

JAKARTA – Menteri Kehutanan memperkuat sinergi dengan jajaran alumni IPB University untuk mengoptimalkan pengelolaan sektor kehutanan nasional secara berkelanjutan.

Langkah kolaboratif ini bertujuan menyatukan pemikiran para pakar dan praktisi lapangan guna menjawab dinamika lingkungan yang semakin kompleks.

"Dampak El Nino ini nyata, jangan tunggu api membesar baru kita sibuk memadamkan," ujar Hanif Faisol, saat wawancara di tempat/gedung pada, Senin (04/05/2026).

Hanif Faisol berpendapat, bahwa keterlibatan intelektual dari institusi pendidikan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Hutan Indonesia membutuhkan sentuhan inovasi teknologi agar fungsi ekologi dan ekonomi dapat berjalan beriringan tanpa saling mengorbankan.

Jaringan alumni yang tersebar di berbagai lini industri dipandang sebagai aset berharga untuk mempercepat proses transformasi hijau.

Pemerintah berkomitmen memberikan ruang bagi para akademisi untuk mengimplementasikan hasil riset terbaru mereka di kawasan hutan negara.

Sinergi ini juga mencakup penguatan pengawasan terhadap aktivitas ilegal yang masih mengancam kelestarian sumber daya hayati.

Program rehabilitasi lahan kritis akan dilakukan secara lebih masif dengan melibatkan kelompok masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Target utamanya adalah memastikan 17 juta hektare lahan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan standar pengelolaan lingkungan dunia.

Pemanfaatan data berbasis digital diharapkan mempermudah pemantauan kondisi tutupan lahan secara aktual dari waktu ke waktu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index