BTN JAKIM sebagai contoh kebermanfaatan event olahraga berskala internasional

Selasa, 15 Juli 2025 | 16:03:43 WIB

Jakarta – BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga lari berskala internasional, tetapi juga menegaskan kekuatan sektor sport tourism Jakarta di kancah global. Diselenggarakan pada Minggu, 29 Juni 2025, acara ini berhasil menarik 31.000 peserta dari 53 negara, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya melibatkan sekitar 15.000 pelari.

Acara ini berlangsung bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-498 Kota Jakarta, menyuguhkan lintasan yang membentang dari Monumen Nasional (Monas) hingga Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Kedatangan puluhan ribu pelari dari luar negeri dan para penonton turut mendorong pertumbuhan berbagai sektor, seperti perhotelan, transportasi, kuliner, penjualan perlengkapan olahraga, hingga UMKM lokal.

Berdasarkan data dari Indonesia Muda Road Runner (IMRR), BTN JAKIM 2025 menciptakan dampak ekonomi sebesar Rp127,1 miliar. Angka ini dihitung dari total pengeluaran peserta yang mencakup biaya transportasi, penginapan, makanan, pembelian perlengkapan olahraga, dan berbagai aktivitas wisata tambahan selama berada di Jakarta.

Race Director BTN JAKIM 2025, Satrio Guardian dari IMRR, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta dampak positif yang dihasilkan acara ini terhadap perekonomian kota Jakarta.

"Dengan capaian dampak ekonomi sebesar Rp127,1 miliar, BTN JAKIM 2025 telah membuktikan diri sebagai ajang lari internasional yang memberikan kontribusi besar terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, ritel olahraga, dan UMKM lokal. Ini menjadi bukti nyata bahwa sport tourism mampu memberikan nilai tambah besar bagi Jakarta," ujar Satrio Guardian saat diwawancarai di Jakarta akhir pekan lalu.

Selain berdampak positif terhadap perekonomian lokal, BTN JAKIM 2025 juga berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai sponsor utama ajang ini.

Melalui kegiatan ini, BTN berhasil menjaring 2.615 pengguna baru aplikasi Bale by BTN selama masa aktivasi utama yang berlangsung saat Race Expo, Race Day, dan program promosi lainnya.

BTN juga meluncurkan berbagai strategi untuk mendorong transaksi digital dan memperluas jaringan merchant, seperti program carbo loading untuk pelari, promo hotel khusus peserta, serta penawaran diskon dan cashback selama pelaksanaan Race Expo, Race Day, dan Medal Day. Kerja sama dengan 211 mitra merchant menghasilkan total transaksi sebesar Rp5,8 miliar, sementara transaksi yang dilakukan nasabah BTN mencapai Rp1,6 miliar. Hal ini menunjukkan komitmen BTN dalam mendukung gaya hidup aktif dan mempercepat transformasi digital.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa BTN JAKIM merupakan bagian dari strategi bisnis menyeluruh, bukan sekadar event olahraga.

"BTN JAKIM 2025 bukan hanya ajang lari semata, melainkan momentum penting untuk mengakuisisi nasabah digital, memperkuat jaringan merchant, dan memperjelas posisi BTN sebagai bank modern yang mendukung gaya hidup aktif dan transaksi digital. Semua program promosi, cashback, dan kolaborasi merchant menjadi bukti nyata dari keseriusan BTN dalam memberikan pengalaman terbaik kepada masyarakat. Transformasi BTN bukan hanya slogan, tapi sudah diwujudkan dalam aksi konkret," tegas Nixon.

BTN JAKIM 2025 memperkuat citra BTN sebagai bank yang inovatif, adaptif, dan dekat dengan masyarakat. Ajang ini juga menjadi simbol sinergi dan kebanggaan bersama, serta memperlihatkan potensi Jakarta sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Ke depannya, BTN JAKIM diharapkan dapat menggandeng lebih banyak UMKM, merchant lokal, dan berbagai sektor pendukung lainnya agar manfaat ekonomi dan penguatan ekosistem bisnis BTN semakin luas dan dapat dirasakan secara inklusif.

Terkini