JAKARTA - Yuni Shara kembali memanen pujian lantaran fisiknya yang dinilai tetap segar serta awet muda di umurnya saat ini.
Akan tetapi, sang vokalis Hilang Permataku itu memaparkan tidak pernah mengantongi jawaban pasti kala ditanya perkara kiat memelihara penampilan.
Menurut Sumbernya, keliru satu aspek yang paling esensial malah mengikhlaskan fase penuaan yang berjalan secara alamiah.
"Itu pertanyaan yang aku gak pernah bisa jawab. MasyaAllah mungkin aku (bertubuh) kecil, pertama itu, kedua, saya acceptance dengan umur saya yang banyak, dengan keriput, dengan uban, semua aku terima," ujar Yuni Shara.
Kendati demikian, Yuni mengiyakan ia terbiasa meneguk jamu herbal sejak kecil lantaran asuhan dari ibunya.
"Dulu mama itu kami mesti minum kunyit asem, beras kencur, itu mesti. Daun sirih yang direbus," tuturnya.
Selain memegang teguh pola tersebut, Yuni juga kian mengontrol asupan nutrisi sejalan bertambahnya usia.
Ia berikhtiar memilah santapan yang dianggapnya berfaedah untuk badan.
"Pagiku sarapan, telur tiga perempat mateng, alpukat dan pepaya, kopi gak pakai gula," jelas Yuni.
Dara berusia 53 tahun ini menerangkan dirinya kini lebih peduli terhadap apa yang dikonsumsi saban hari.
"Kesadaran untuk gak nyampah di perut," katanya.
Tidak cuma menjaga menu makan, Yuni juga memandang kesehatan rohani dan rasa terima kasih menjadi bagian esensial dalam memelihara standar hidup.
Untuknya, menerima kondisi diri dan menempuh kehidupan dengan tentram jauh lebih berharga daripada sekadar kelihatan belia secara lahiriah.