Impor Indonesia Melejit Jadi US$24,81 Miliar, Didorong Sektor Migas

Kamis, 02 Juli 2026 | 15:13:20 WIB
Impor Indonesia Melejit (FOTO: NET)

JAKARTA - Kecenderungan naiknya aktivitas manufaktur di dalam negeri memberikan dampak signifikan terhadap tren perdagangan global Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadinya lonjakan tajam pada volume impor tanah air, yang sebagian besar dipicu oleh meningkatnya kebutuhan energi, terutama komoditas minyak dan gas bumi (migas) sepanjang bulan kelima tahun ini.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, dari Sumbernya, menjelaskan total nilai impor tanah air pada Mei 2026 mencapai angka US$24,81 miliar.

Nilai tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 22,16 % jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kenaikan ini terjadi secara merata, baik pada kelompok komoditas migas maupun nonmigas,” ujar Ateng pada taklimat media bertajuk Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Rabu (1/7/2026).

Secara khusus, sektor migas mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan.

Besaran impor migas pada Mei 2026 mencapai US$4,51 miliar, atau melonjak hingga 70,78 % secara tahunan (year-on-year).

Demikian pula dengan impor nonmigas yang juga menunjukkan kenaikan sebesar 14,89% dibanding Mei 2025 dengan total nilai impor berada di angka US$20,30 miliar.

Meskipun laju persentase migas sangat besar, dari Sumbernya menegaskan bahwa sumbangsih tertinggi terhadap total kenaikan impor tahunan masih didominasi oleh sektor nonmigas, yang menyumbang porsi sebesar 12,95 %.

Terkini