Inovasi Energi Surya: Program KKN UNG-UGM di Desa Botutonuo

Rabu, 24 Juni 2026 | 16:43:46 WIB
Mahasiswa KKN UNG-UGM. ( Sumber : NET )

JAKARTA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Gadjah Mada berencana mengembangkan pemanfaatan energi berbasis tenaga surya.

Program energi ramah lingkungan ini akan dilaksanakan di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Pemerintah Desa Botutonuo secara resmi menerima kehadiran mahasiswa KKN Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Gadjah Mada pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Penerimaan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, perangkat pemerintah desa, serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif yang akan mengabdi selama 45 hari.

Tim Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kolaboratif terdiri atas Ervan Hasan Harun selaku ketua, didampingi Obhin Pakaya dan Jumiati Ilham.

Program KKN di Desa Botutonuo mengusung tema pengembangan Desa Wisata Mandiri Energi berbasis tenaga surya untuk mendukung sport tourism berkelanjutan dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Kepala Desa Botutonuo, Nuzzul Abdul Radjak, mengatakan bahwa pemerintah desa menerima dengan terbuka pelaksanaan program tersebut dan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kolaboratif, Ervan Hasan Harun, menjelaskan bahwa program yang akan dijalankan berorientasi pada pengembangan potensi Desa Botutonuo sebagai desa wisata yang berkelanjutan melalui penguatan sport tourism, ekonomi kreatif, pemasaran digital, serta pemanfaatan energi surya yang ramah lingkungan.

Program ini juga melibatkan mahasiswa lintas disiplin ilmu untuk mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal.

Melalui pelaksanaan KKN Kolaboratif ini, diharapkan terbangun sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata pesisir Desa Botutonuo sekaligus menghasilkan berbagai luaran yang dapat menjadi dasar pengembangan kawasan wisata berkelanjutan di masa mendatang.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan kawasan Teluk Tomini melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kreatif, dan pemanfaatan energi terbarukan.

Terkini