PHE Catat Produksi Migas 1 Juta BOEPD, Perkuat Ketahanan Energi RI

Rabu, 17 Juni 2026 | 15:12:29 WIB
Pekerja PHE di fasilitas hulu migas Pertamina (FOTO: NET)

JAKARTA – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berhasil membukukan produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 1,032 juta barel setara minyak per hari (million barrel oil equivalent per day/MMBOEPD) hingga akhir 2025.

Pencapaian ini mengacu pada laporan performa yang dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Sementara itu, total produksi tersebut mencakup minyak bumi sebanyak 556 ribu barel per hari (MBOPD) serta gas bumi senilai 2.757 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Keberhasilan ini disokong oleh eksekusi masif dari beragam program pengembangan lapangan.

Sepanjang periode tahun 2025, PHE telah menuntaskan pengeboran eksploitasi pada 887 sumur, pengerjaan ulang (workover) di 1.288 sumur, beserta well service terhadap 37.266 sumur.

Pada lini eksplorasi, perseroan terus memperkuat langkah pencarian sumber daya baru demi menjaga kesinambungan produksi dalam jangka panjang.

Hingga penutupan tahun 2025, pemboran 20 sumur eksplorasi, survei seismik 2D sepanjang 2.931 kilometer, dan survei seismik 3D seluas 855 kilometer persegi telah direalisasikan.

Langkah eksplorasi itu membuahkan hasil berupa penemuan sumber daya kontingen (2C) sejumlah 1.097,43 juta barel setara minyak (MMBOE).

Pasokan utama berasal dari penemuan Migas Non-Konvensional (MNK) pada Wilayah Kerja Rokan senilai 724,22 juta barel minyak (MMBO).

Bukan hanya itu, PHE turut sukses mencatatkan peningkatan cadangan terbukti (P1) sebesar 314 MMBOE.

Penambahan cadangan tersebut terealisasi lewat tindakan merger dan akuisisi (M&A), termasuk andil aset internasional di Aljazair lewat proyek MLN Phase 5 di Blok 405a.

PHE juga berhasil mengantongi laba bersih senilai US$2,175 miliar sepanjang tahun 2025.

Seluruh torehan ini ditopang oleh kinerja seluruh entitas afiliasi PHE, yang meliputi Regional 1 (Sumatera), Regional 2 (Jawa), Regional 3 (Kalimantan), Regional 4 (Jawa Timur dan Indonesia Timur), Regional 5 (Internasional), Elnusa, Badak LNG, serta Pertamina Drilling Service Indonesia.

Corporate Secretary PHE Hermansyah Y Nasroen menyampaikan bahwa hasil selama 2025 memperlihatkan konsistensi perseroan dalam menjaga performa operasional sekaligus memperkokoh basis pertumbuhan jangka panjang.

"Pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar BOE menunjukkan komitmen PHE untuk terus menjaga ketahanan energi nasional. Kinerja ini juga mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan produksi sekaligus memperkuat cadangan dan sumber daya untuk mendukung pertumbuhan di masa depan," ujar Hermansyah dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).

Ia menambahkan, pencapaian tersebut tidak lepas dari sumbangsih seluruh pekerja, mitra kerja, pemerintah, serta pemangku kepentingan yang konsisten bersinergi demi kelangsungan operasional perseroan.

"Ke depan, PHE akan terus fokus pada peningkatan kinerja operasional yang unggul, penerapan teknologi dan inovasi, serta pengembangan sumber daya dan cadangan secara berkelanjutan guna mendukung target produksi nasional dan mewujudkan ketahanan energi Indonesia," tambahnya.

Terkini