Jemaah Haji Diingatkan Soal Larangan Berihram di Bir Ali

Kamis, 30 April 2026 | 15:37:26 WIB
Ilustrasi Jemaah Haji

MADINAH – Petugas mengimbau agar jemaah haji diingatkan soal larangan berihram saat akan mengambil miqat di Bir Ali demi menjaga kesempurnaan ibadah di tanah suci.

Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah menuntut pemahaman mendalam mengenai aturan berpakaian dan perilaku setelah berniat ihram.

"Kami meminta ketua kloter dan pembimbing ibadah agar jemaah haji diingatkan soal larangan berihram, seperti tidak memakai wangi-wangian dan bagi pria tidak memakai pakaian berjahit setelah niat," ujar Kepala Daker Madinah, Ali Machzumi, saat memberikan arahan di Madinah pada, Kamis (30/4/2026).

Ali Machzumi berpendapat bahwa kepatuhan terhadap aturan ihram sejak dari Bir Ali sangat krusial agar jemaah tidak perlu membayar denda atau dam yang dapat membebani mereka.

Petugas juga memberikan pengawasan ketat di setiap bus yang akan berangkat menuju titik miqat tersebut.

Setiap jemaah laki-laki wajib memastikan bahwa kain ihram mereka sudah terpasang dengan benar tanpa ada pakaian dalam yang tersisa di balik kain.

Bagi jemaah wanita, penutupan aurat secara sempurna menjadi fokus utama tanpa menutup bagian wajah dan telapak tangan.

Larangan lain yang sering terlupakan adalah memotong kuku atau mencabut helai rambut selama masih dalam keadaan ihram.

Informasi ini terus disampaikan secara berulang melalui pengeras suara di hotel maupun di dalam kendaraan selama perjalanan.

Upaya ini bertujuan memastikan seluruh prosesi ibadah berjalan sesuai syariat sehingga predikat haji mabrur dapat tercapai oleh setiap individu.

Terkini