Jemaah Haji Mulai Kirim Oleh-oleh via Kargo untuk Hindari Overkapasitas

Rabu, 29 April 2026 | 23:30:43 WIB
Ilustrasi Jemaah Haji

JAKARTA – Jemaah haji Indonesia di Madinah mulai mengirim oleh-oleh via kargo haji untuk mengantisipasi kelebihan muatan bagasi pesawat saat jadwal kepulangan nanti.

Pengiriman barang lebih awal menjadi strategi jemaah agar agenda ibadah di Tanah Suci berjalan lebih khusyuk dan tenang.

"Respons Jemaah haji Indonesia positif, bahkan ada yang mengungkapkan kenapa tidak ada layanan seperti ini sejak dulu," ujar Abdul Gani di Madinah, Selasa (28/4/2026).

Abdul Gani menjelaskan bahwa fasilitas jasa pengiriman barang khusus ini mampu menjangkau seluruh pelosok nusantara tanpa terkecuali.

Biaya yang dipatok untuk layanan tersebut berada pada kisaran rata-rata 23 riyal untuk setiap 1 kilogram barang.

Jemaah banyak mengirimkan komoditas populer seperti kurma serta pakaian khas Timur Tengah yang beratnya bisa mencapai puluhan kilogram.

Langkah pengiriman lewat jalur udara atau laut ini memberikan estimasi waktu ketibaan di alamat tujuan antara 7 sampai 14 hari.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 104 kelompok terbang dengan total 40.796 orang yang telah bertolak ke Arab Saudi.

Pihak otoritas melaporkan bahwa proses kedatangan jemaah di Madinah tetap berjalan tertib dengan pendampingan penuh dari petugas lapangan.

Puncak pelaksanaan rukun Islam kelima yakni wukuf di Arafah dijadwalkan bakal berlangsung pada 26 Mei 2026 mendatang.

Terkini