Prabowo Bereskan Masalah Sampah Indonesia Dalam 2 Sampai 3 Tahun

Rabu, 29 April 2026 | 22:04:43 WIB
ilustrasi limbah indonesia

JAKARTA – Presiden terpilih Prabowo bereskan masalah sampah di Indonesia dengan target ambisius dalam 2 hingga 3 tahun melalui penerapan teknologi pengolahan terbaru.

Langkah ini diambil untuk mengatasi darurat limbah yang kian menumpuk di berbagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lintas provinsi.

Pemerintah berencana menggandeng pakar lingkungan dan investor teknologi hijau untuk mempercepat proses eksekusi di lapangan.

"Kami bertekad masalah sampah ini harus bisa dibereskan dalam waktu dua sampai tiga tahun kedepan dengan sistem yang lebih modern," ujar Prabowo Subianto, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).

Prabowo Subianto berpendapat, bahwa tata kelola limbah yang buruk selama ini menjadi hambatan besar bagi kualitas hidup dan citra Indonesia di mata internasional.

Pusat-pusat pengolahan sampah menjadi energi akan mulai dibangun pada lokasi strategis yang memiliki volume sampah harian tertinggi.

Program ini melibatkan skema pembiayaan yang efisien agar tidak membebani anggaran daerah secara berlebihan.

Sosialisasi pemisahan sampah dari tingkat rumah tangga tetap menjadi bagian tidak terpisahkan dari strategi besar ini.

Sinergi antara kementerian terkait akan diperkuat untuk memastikan regulasi pendukung berjalan sinkron tanpa kendala birokrasi.

Masyarakat diharapkan mendukung penuh perubahan budaya buang sampah demi mencapai lingkungan yang bebas polusi.

Evaluasi rutin akan dilakukan setiap 6 bulan untuk mengukur efektivitas teknologi yang diimplementasikan di setiap wilayah.

Visi pembersihan nasional ini menjadi salah satu pilar utama dalam janji kampanye yang mulai direalisasikan secara bertahap.

Terkini