JAKARTA – BMKG memprakirakan kondisi hujan ringan akan membasahi sebagian wilayahJakarta mulai siang hingga malam hari pada Jumat ini dengan suhu udara stabil.
Perubahan cuaca di ibu kota mulai menunjukkan pola peralihan yang perlu diantisipasi oleh para pengguna jalan. Langit yang tampak cerah pada pagi hari diprediksi akan tertutup awan mendung seiring berjalannya waktu menuju tengah hari.
"Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan akan turun di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan pada siang hari," ujar narasumber BMKG, sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Jumat (24/4/2026).
Petugas pemantau cuaca menjelaskan bahwa kelembapan udara yang cukup tinggi memicu pembentukan awan hujan di beberapa titik konsentrasi aktivitas warga.
Suhu udara di wilayah Jakarta sendiri diperkirakan berada pada rentang 24 hingga 29 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara dilaporkan menyentuh angka 80 sampai 95 persen yang membuat suasana terasa cukup lembap bagi penduduk kota.
Sutedjo berpendapat bahwa masyarakat yang menggunakan transportasi roda dua sebaiknya menyiapkan perlengkapan jas hujan guna mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi di siang hari.
Memasuki sore hari, cakupan awan diprediksi semakin meluas hingga menyentuh kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Meski intensitasnya tergolong rendah, durasi turunnya air hujan diperkirakan berlangsung cukup lama hingga menjelang tengah malam.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kilat atau angin kencang yang mungkin menyertai hujan ringan tersebut," tutur petugas BMKG, dikutip dari antaranews.com.
Kondisi jalanan yang basah berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengendara yang sedang melakukan mobilitas di jalan protokol. Petugas kepolisian seringkali mengingatkan agar jarak aman antar kendaraan tetap dijaga ketat selama kondisi cuaca tidak menentu.
Data satelit menunjukkan bahwa angin bertiup secara perlahan dari arah timur laut dengan kecepatan stabil. Hal ini mengindikasikan bahwa hujan tidak akan disertai oleh badai besar namun tetap memberikan dampak pada kelancaran arus lalu lintas ibu kota.