Miroslav Klose Ucapkan Selamat kepada Messi Usai Lampaui Rekor Piala Dunia

Miroslav Klose Ucapkan Selamat kepada Messi Usai Lampaui Rekor Piala Dunia
Miroslav Klose memberikan ucapan selamat kepada Lionel Messi setelah melewati rekor gol Piala Dunia. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA - Miroslav Klose telah menyampaikan pesan penuh sportivitas kepada Lionel Messi setelah ikon Argentina itu secara resmi menggesernya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. 

Pemain berusia 38 tahun tersebut kini berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak setelah menampilkan performa tajam melawan Austria, sementara sang juara bertahan terus mengejar kejayaan baru.

Legenda Jerman, Klose, langsung melontarkan pujian kepada Messi setelah melihat rekornya yang telah bertahan lama akhirnya terpecahkan. Klose, yang pensiun dengan catatan 16 gol di panggung terbesar dunia, sangat mengagumi bintang Inter Miami tersebut, yang mencetak dua gol untuk mengantarkan Argentina meraih kemenangan 2-0 atas Austria pada hari Senin.

"Saya selalu bilang bahwa Messi bukanlah pemain sembarangan," kata pria berusia 48 tahun itu. "Bagi saya, Leo adalah pesepakbola terbaik sepanjang masa! Selamat, sang juara!".

Mantan penyerang Bayern Munich itu telah memegang posisi teratas sejak turnamen 2014, namun ia mengakui senang melihat pemain sekelas Messi mengambil alih tongkat estafet tersebut. Sebelum edisi 2026 dimulai, penyerang asal Jerman itu memprediksi bahwa rekornya akan terpecahkan.

"Itu tidak masalah, rekor itu pada akhirnya akan terpecahkan juga, dan jika Messi yang melakukannya, saya menyambutnya dengan senang hati. Saya penggemar berat Messi, sejak dulu," kata Klose.

Messi memasuki laga melawan Austria setelah sebelumnya menyamai rekor Klose sebanyak 16 gol berkat hat-trick sensasional dalam kemenangan pembuka Argentina 3-0 atas Aljazair. Dalam pertandingan krusial di Dallas, ia berhasil unggul jauh dari para pesaingnya dengan mencetak dua gol yang melampaui rekor Klose. 

Momen bersejarah itu terjadi pada menit ke-38 saat Messi mencetak gol ke-17. Malam itu berakhir lebih gemilang karena ia mencetak satu gol lagi di detik-detik terakhir, sehingga total golnya menjadi 18 dan memastikan Argentina lolos ke babak gugur.

Malam bersejarah itu nyaris dimulai dengan catatan buruk bagi pemenang Ballon d'Or delapan kali tersebut. Pada menit kesembilan, Messi gagal mengeksekusi penalti. Namun, penyerang veteran itu menolak membiarkan kegagalan tersebut memengaruhi permainannya dan akhirnya berhasil mencetak gol pembuka di akhir babak pertama.

"Sebenarnya, cara kejadiannya sungguh spektakuler," aku Messi setelah pertandingan. “Hari ini saya mendapat tendangan penalti yang bisa saja menambah skor, tetapi jika saya mencetak gol dari tendangan penalti itu, mungkin saya juga tidak akan mencetak dua gol lainnya. Kami tidak pernah tahu, tetapi saya senang dengan hasil, penampilan, dan kerja sama tim.”

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index