Cara Menggunakan Stock Screener Mencari Saham Undervalued

Cara Menggunakan Stock Screener Mencari Saham Undervalued
Ilustrasi Menggunakan Fitur Stock Screener (FOTO:NET)

JAKARTA - Cara Menggunakan Fitur Stock Screener untuk Mencari Saham Undervalued adalah teknik menyortir ratusan emiten di pasar modal menggunakan aplikasi pencari otomatis berbasis kriteria fundamental tertentu-seperti rasio valuasi murah, tingkat utang rendah, dan profitabilitas tinggi-guna menemukan saham perusahaan bagus yang harga pasarnya saat ini berada di bawah nilai intrinsik atau nilai wajar aslinya. 

Metode penyaringan ini memangkas waktu analisis secara signifikan dari yang semulanya berhari-hari menjadi hitungan detik saja. Melalui pemanfaatan teknologi penyaring ini, keputusan transaksi tidak lagi didasarkan pada rumor, melainkan pada data finansial yang objektif.

Bursa Efek Indonesia saat ini memiliki ratusan perusahaan tercatat yang merilis laporan keuangan secara berkala. Memeriksa dokumen laporan keuangan satu per satu secara manual tentu menjadi hal yang mustahil dilakukan oleh pelaku pasar modal yang memiliki keterbatasan waktu. Tanpa alat bantu yang tepat, peluang emas untuk mengamankan aset bagus yang sedang salah harga sering kali terlewat begitu saja.

Bagi yang sedang menjalankan panduan memilih sektor saham untuk dibeli, alat penyaring digital ini berfungsi sebagai eksekutor tahap akhir yang vital. Setelah mengunci industri yang potensial, mesin penyaring akan bekerja mencari mutiara terpendam di dalam industri tersebut. Berikut adalah langkah taktis pengoperasian fitur penyaring data keuangan untuk mengoptimalkan pembentukan portofolio investasi.

Keunggulan Utama Menggunakan Mesin Penyaring Data Saham

Mengandalkan teknologi dalam melakukan kurasi emiten memberikan standarisasi analisis yang konsisten dan bebas dari bias emosi manusia saat melihat pergerakan harga harian.

Manfaat Otomasi Penyaringan Emiten

  • Efisiensi Waktu: Menyusutkan daftar ratusan perusahaan menjadi hanya beberapa emiten pilihan dalam satu kali klik.
  • Disiplin Kriteria: Menjaga konsistensi strategi investasi karena sistem hanya menampilkan emiten yang lolos parameter ketat.
  • Menemukan Peluang Tersembunyi: Memunculkan nama-nama emiten berkualitas yang jarang dibahas oleh media massa namun memiliki kinerja keuangan yang solid.

Parameter Utama Cara Menggunakan Fitur Stock Screener untuk Mencari Saham Undervalued

Untuk mendapatkan hasil penyaringan yang akurat, pengisian indikator keuangan pada mesin penyaring harus disesuaikan dengan standar industri sehat.

1. Memasukkan Rasio Valuasi Harga

Rasio ini berfungsi untuk melihat apakah harga saham saat ini tergolong murah atau mahal jika dibandingkan dengan kinerja bisnisnya.

  • Price to Earnings Ratio (PER): Atur batas maksimal angka PER di bawah rata-rata industri sejenis, atau maksimal berangka 10 kali, untuk memastikan harga saham tidak overvalued.
  • Price to Book Value (PBV): Masukkan parameter PBV kurang dari 1 kali untuk mencari emiten yang harga pasarnya lebih rendah dari nilai aset bersih perusahaan.

2. Menyaring Kualitas Keuntungan dan Kesehatan Utang

Harga murah tidak ada artinya jika perusahaan tersebut memiliki tumpukan utang yang berbahaya atau tidak mampu menghasilkan laba. 

• Return on Equity (ROE): Isi batas minimal ROE sebesar 10 persen atau 15 persen sebagai bukti bahwa manajemen mampu mengelola modal menjadi keuntungan bersih yang memuaskan. 

• Debt to Equity Ratio (DER): Batasi angka DER maksimal sebesar 1 kali atau 100 persen untuk menyaring dan membuang perusahaan yang kondisi keuangannya rapuh akibat beban utang terlalu besar.

3. Mengunci Sektor Industri Spesifik

  • Penyaringan akan jauh lebih efektif jika parameter disesuaikan dengan karakteristik rumpun bisnis masing-masing emiten.
  • Masukkan filter sektor yang telah ditentukan dari hasil pemetaan makro sebelumnya.
  • Gunakan pemahaman tentang perbedaan saham siklikal vs non-siklikal untuk menyesuaikan ekspektasi pertumbuhan laba pada parameter screener.

Langkah Taktis Eksekusi Setelah Hasil Penyaringan Keluar

Mendapatkan daftar emiten dari mesin penyaring barulah langkah awal, diperlukan validasi manual lanjutan untuk memastikan kualitas data sebelum melakukan pembelian.

Proses Validasi Lanjutan yang Wajib Dilakukan

  • Pemeriksaan Konsistensi Laba: Pastikan keuntungan yang didapat perusahaan berasal dari operasional inti bisnis, bukan dari penjualan aset satu waktu.
  • Analisis GCG (Good Corporate Governance): Memeriksa rekam jejak pemilik perusahaan dan manajemen untuk memastikan tidak ada riwayat kecurangan yang merugikan pemegang saham publik.
  • Membaca Catatan Laporan Keuangan: Melakukan konfirmasi ulang terhadap angka-angka penting yang tertera pada aplikasi penyaring dengan dokumen resmi yang diunduh dari situs bursa efek.

Kesimpulan

Penerapan Cara Menggunakan Fitur Stock Screener untuk Mencari Saham Undervalued merupakan jembatan yang menghubungkan analisis teori makro dengan aksi transaksi yang presisi di pasar modal. Alat bantu ini mempermudah pencarian aset berkualitas tinggi yang sedang dihargai murah oleh pasar akibat kepanikan sesaat atau kurangnya perhatian dari pemodal besar. Melalui kombinasi filter rasio keuangan yang disiplin serta pengecekan latar belakang emiten secara mendalam, proses penempatan modal akan menjadi jauh lebih aman, terukur, dan berpotensi menghasilkan keuntungan maksimal dalam jangka panjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index