Kisah Kompak Pria Kembar Tiga Menikah Bersama di Provinsi Henan

Kisah Kompak Pria Kembar Tiga Menikah Bersama di Provinsi Henan
Pria Kembar Tiga di Tiongkok Menikah Serentak (FOTO: NET)

HENAN - Kegembiraan menyelimuti sebuah wilayah di Shangqiu, Provinsi Henan, Tiongkok pada awal Maret 2026. Sebuah pesta pernikahan mendadak menjadi perbincangan hangat dan menarik perhatian warganet setelah tiga pria bersaudara kembar identik memutuskan untuk melangsungkan pernikahan pada waktu yang sama. 

Tiga pria bermarga Wan ini tumbuh besar tanpa terpisahkan sejak kelahiran mereka pada tahun 2000. Bagi mereka, kebersamaan merupakan bagian dari alur hidup yang tidak terpisahkan karena sejak kecil mereka selalu berbagi ruang dan identitas yang serupa.

Wan, yang merupakan anak kedua, menjelaskan betapa eratnya ikatan persaudaraan di antara mereka bertiga.

"Kami melakukan semuanya bersama-sama. Kami mengenakan pakaian yang sama. Kami tidur di ranjang yang sama. Kami bersekolah di sekolah yang sama. Sekarang kami bekerja di perusahaan yang sama," ungkap Wan dikutip dari berbagai sumber.

Ketika rencana pernikahan mulai dibicarakan lebih serius, muncul ide menarik dari orang tua mereka untuk merayakan momen istimewa tersebut secara kolektif. 

Gagasan ini disambut baik oleh ketiga calon istri serta keluarga besar masing-masing.

"Kami lahir di hari yang sama dan ingin melangsungkan pernikahan di hari yang sama. Orang tua saya berpikir itu akan lebih ramai dan meriah," tambah Wan.

Kendati selalu terlihat kompak, perjalanan cinta mereka berasal dari latar belakang yang berbeda.

 Si sulung telah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan perempuan asal Yunnan.

 Sementara itu, Wan sudah berkasih selama empat tahun dengan pasangannya yang berasal dari Guizhou, dan si bungsu bertemu pujaan hatinya dari kota yang sama setelah dua tahun masa pacaran. 

Walaupun daerah asal pasangan mereka beragam, keselarasan pandangan membuat mereka yakin untuk menuju pelaminan.

"Kami semua merasa waktunya sudah tepat untuk menikah," tegas Wan.

Saat prosesi pernikahan dilakukan, keberadaan saudara kembarnya di sisi kiri dan kanan menjadi faktor utama yang menghapus rasa cemas Wan.

 Melangkah bersama menuju pelaminan dengan setelan jas yang identik memberikan ketenangan yang besar bagi dirinya.

"Ditemani saudara-saudara saya, saya tidak merasa gugup di acara pernikahan. Saya merasa rileks," aku Wan dengan penuh syukur.

Fenomena kelahiran kembar tiga secara alami merupakan kejadian yang sangat langka dengan rasio 1 berbanding 100.000 kelahiran. 

Pernikahan ini pun berhasil menjadi pusat perhatian sebagai simbol nyata dari kokohnya ikatan persaudaraan yang mereka miliki.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index