Aktivitas Masyarakat Tetap Lancar Dan Nyaman Selama Ramadhan Berkat Pemantauan Jaringan Listrik Modern Yang Dijalankan PLN UIT JBB Dengan Sistem Preventif Terpadu

Aktivitas Masyarakat Tetap Lancar Dan Nyaman Selama Ramadhan Berkat Pemantauan Jaringan Listrik Modern Yang Dijalankan PLN UIT JBB Dengan Sistem Preventif Terpadu

JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gandul melakukan kegiatan thermovisi pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Depok–Cawang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini pada jaringan transmisi listrik, terutama menjelang dan selama bulan Ramadhan.

Kegiatan ini melibatkan Tim Pemeliharaan Jaringan dari Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Gandul yang menggunakan kamera inframerah untuk memonitor suhu berbagai komponen penting pada jaringan transmisi. Pemeriksaan difokuskan pada klem, jumper, serta baut yang terdapat pada tower dan jaringan SUTT Depok–Cawang. Metode thermovisi memungkinkan identifikasi anomali temperatur tanpa harus melakukan pemadaman listrik, sehingga operasional tetap berjalan lancar.

Strategi Deteksi Dini untuk Meningkatkan Keandalan

Manager UPT Gandul, Akhmad Fauzan, menjelaskan bahwa thermovisi merupakan bagian dari strategi PLN untuk menjaga keandalan sistem transmisi. “Kami melaksanakan thermovisi untuk menilai kondisi semua peralatan di SUTT Depok–Cawang, termasuk klem, jumper, dan baut pada tower. Dengan pemantauan suhu secara rutin, potensi gangguan dapat terdeteksi lebih awal sehingga penyaluran listrik tetap aman,” ujarnya.

Pemeliharaan berbasis kondisi (condition based maintenance) menjadi metode penting untuk mengurangi risiko gangguan yang dapat memengaruhi kelistrikan. Pendekatan ini juga meningkatkan efisiensi perawatan karena tindakan perbaikan dilakukan berdasarkan kondisi nyata peralatan, bukan sekadar jadwal rutin.

Teknologi Thermovisi dan Keunggulannya

Thermovisi memanfaatkan kamera inframerah untuk melihat distribusi panas pada komponen transmisi. Peningkatan suhu di area tertentu dapat mengindikasikan adanya masalah seperti longgar atau ausnya klem, jumper, atau sambungan baut. Dengan mendeteksi anomali suhu sejak dini, tim teknisi PLN dapat segera melakukan tindakan perbaikan tanpa menunggu kerusakan yang lebih parah terjadi.

Menurut Akhmad Fauzan, teknologi ini mendukung operasi yang lebih aman dan mengurangi kemungkinan gangguan listrik yang dapat mempengaruhi pelanggan. Pendekatan ini juga mendukung efisiensi kerja teknisi karena inspeksi dapat dilakukan tanpa menonaktifkan aliran listrik di jaringan.

Komitmen PLN UIT JBB dalam Pemeliharaan Preventif

General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa thermovisi menjadi bagian dari program preventif untuk menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya selama bulan Ramadhan. Pelaksanaan pemeriksaan secara berkala menunjukkan komitmen PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang aman dan stabil bagi masyarakat.

“Pemeliharaan preventif ini memastikan suplai listrik tetap andal sepanjang Ramadhan. Kami ingin masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah tanpa khawatir terganggu oleh gangguan kelistrikan,” ujar Himmel.

Upaya Berkelanjutan PLN dalam Sistem Transmisi

PT PLN (Persero) terus mengoptimalkan strategi pemeliharaan berbasis kondisi untuk menjaga keandalan sistem transmisi. Langkah preventif seperti thermovisi menjadi bagian penting dari upaya PLN menghadirkan layanan listrik yang stabil dan aman bagi seluruh pelanggan.

Melalui pemantauan suhu komponen transmisi, PLN mampu mengantisipasi masalah sebelum berkembang menjadi gangguan besar, sehingga aliran listrik tetap konsisten dan aman. Dengan tindakan ini, seluruh sistem transmisi di Jawa Bagian Barat dapat beroperasi secara optimal selama periode Ramadhan dan seterusnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index