JAKARTA - Upaya menghadirkan ponsel tangguh untuk kebutuhan harian kembali diperkuat oleh Itel.
Produsen smartphone asal China yang berada di bawah naungan Transsion Group ini secara resmi memperkenalkan tiga perangkat anyar yang mengedepankan daya tahan fisik.
Tanpa seremoni besar, Itel City 200, Itel A200, dan Itel A200 Plus muncul di situs resmi perusahaan, menandai langkah Itel dalam memperluas lini ponsel tahan banting di segmen terjangkau.
Ketiga ponsel ini dirancang untuk menghadapi penggunaan intensif di berbagai kondisi. Itel menempatkannya sebagai perangkat yang tidak hanya fungsional untuk komunikasi dan hiburan, tetapi juga mampu bertahan dari risiko jatuh, benturan, hingga paparan lingkungan ekstrem yang kerap ditemui dalam aktivitas sehari-hari.
Fokus Ketahanan dengan Sertifikasi IP65 dan Uji Militer
Aspek ketahanan menjadi nilai jual utama dari Itel City 200, Itel A200, dan Itel A200 Plus. Ketiganya telah mengantongi sertifikasi IP65, yang menandakan perlindungan terhadap debu serta semprotan air dari berbagai arah.
Sertifikasi ini membuat perangkat lebih aman digunakan di lingkungan berdebu atau saat terkena percikan air secara tidak sengaja.
Tak hanya itu, Itel juga membekali ketiga ponsel dengan standar ketahanan MIL-STD-810H. Sertifikasi militer ini menunjukkan bahwa perangkat telah melalui serangkaian pengujian ketat, mulai dari benturan, guncangan, hingga paparan suhu ekstrem, baik panas maupun dingin. Uji lainnya mencakup kelembapan tinggi, getaran berulang, dan kondisi berdebu.
Secara spesifik, Itel City 200 disebut telah lolos uji jatuh dari ketinggian sekitar 1,5 meter. Sementara Itel A200 dan Itel A200 Plus diklaim mampu bertahan dari uji jatuh hingga ketinggian 1,8 meter. Klaim ini mempertegas posisi ketiga ponsel sebagai perangkat yang dirancang untuk ketahanan jangka panjang.
Perbedaan Desain dan Modul Kamera yang Mencolok
Meski berada dalam satu keluarga, ketiga ponsel ini memiliki pendekatan desain yang berbeda. Itel City 200 tampil dengan modul kamera belakang berbentuk memanjang secara vertikal.
Modul tersebut menampung dua lensa kamera serta satu lampu LED flash, memberikan kesan ramping dan modern.
Sebaliknya, Itel A200 dan Itel A200 Plus mengusung modul kamera yang lebih besar dengan orientasi horizontal memanjang di bagian atas bodi belakang. Desain ini membuat kedua model tersebut tampak lebih kokoh dan menonjolkan kesan ponsel tangguh.
Perbedaan desain juga terlihat pada kamera depan. Itel City 200 sudah menggunakan desain punch-hole untuk kamera selfie, memberikan tampilan layar yang lebih modern. Sementara itu, Itel A200 dan Itel A200 Plus masih mempertahankan desain notch di bagian atas layar, yang menampung kamera depan.
Spesifikasi Inti dan Fitur UltraLink Free Call
Dari sisi performa, ketiga ponsel ini memiliki fondasi yang sama. Itel City 200, Itel A200, dan Itel A200 Plus sama-sama ditenagai chipset Unisoc T7250 dengan dukungan jaringan 4G.
Seluruhnya juga dibekali layar dengan refresh rate 120 Hz dan resolusi HD+ 720 piksel, yang memberikan pengalaman visual lebih mulus dibandingkan layar standar 60 Hz.
Salah satu fitur menarik yang dibagikan oleh ketiga model adalah UltraLink Free Call. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara, mengirim pesan suara, serta catatan teks tanpa memerlukan koneksi seluler. Dalam kondisi ideal, Itel mengklaim fitur ini dapat berfungsi hingga jarak 2 kilometer.
Kehadiran UltraLink Free Call menjadikan ketiga ponsel ini relevan untuk kondisi darurat atau wilayah dengan keterbatasan sinyal, sekaligus memperluas fungsi komunikasi di luar jaringan seluler konvensional.
Rincian Spesifikasi dan Segmentasi Pengguna
Itel City 200 diposisikan sebagai model tertinggi di antara ketiganya. Ponsel ini tersedia dalam pilihan RAM 4 GB atau 6 GB, serta penyimpanan internal 128 GB atau 256 GB. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 15 versi penuh.
Layarnya berukuran 6,78 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 700 nits, refresh rate 120 Hz, dan resolusi 720 x 1.576 piksel.
Kamera depan Itel City 200 memiliki resolusi 8 MP, sementara kamera belakangnya mengusung sensor utama 50 MP. Kamera tersebut mendukung perekaman ganda melalui mode picture-in-picture.
Dari sisi daya, ponsel ini dibekali baterai 5.200 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 1.600 siklus pengisian. Dimensinya cukup ramping dengan ketebalan sekitar 7,45 mm dan hadir dalam warna Vibe Purple, Bass Black, Echo Silver, serta Melody Pink.
Sementara itu, Itel A200 dan Itel A200 Plus menyasar segmen yang lebih terjangkau. Keduanya mengusung layar 6,75 inci beresolusi 720 x 1.600 piksel dengan refresh rate 120 Hz dan kamera depan 5 MP. Kamera belakangnya memiliki resolusi 13 MP dan ditempatkan dalam modul horizontal.
Kedua model ini ditenagai chipset Unisoc T7250, dipadukan dengan RAM 3 GB atau 4 GB serta storage 64 GB atau 128 GB. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 15 Go Edition.
Perbedaan utama terletak pada baterai, di mana Itel A200 membawa baterai 5.000 mAh dengan pengisian 15 watt, sedangkan Itel A200 Plus dibekali baterai 6.000 mAh dengan pengisian 18 watt. Keduanya memiliki ketebalan 8,29 mm dan hadir dalam berbagai pilihan warna.