PGTC 2026: Pertamina NRE Edukasi Mahasiswa ITB Soal Karbon

Selasa, 26 Mei 2026 | 20:49:49 WIB
PGTC 2026: Pertamina NRE Edukasi Mahasiswa ITB Soal Karbon (FOTO: NET)

JAKARTA – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mensosialisasikan konsep perdagangan karbon kepada kalangan mahasiswa dalam gelaran Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Inisiatif ini bertujuan memperluas wawasan generasi muda terkait kontribusi perdagangan karbon dalam menekan emisi sekaligus mendukung percepatan ekonomi rendah karbon.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyampaikan bahwa edukasi seputar perdagangan karbon sangat relevan seiring menguatnya urgensi global terhadap isu perubahan iklim dan transisi energi. “Pengenalan carbon trading menjadi penting agar generasi muda memahami bagaimana mekanisme perdagangan karbon dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi serta mendukung target dekarbonisasi di Indonesia,” ujar Sri dalam keterangannya.

Menurut Sri, transisi energi tidak hanya membawa tantangan, tetapi juga menciptakan peluang baru, termasuk kemunculan green jobs yang kian diminati sejalan dengan fokus pada energi bersih serta keberlanjutan. “Hal ini menunjukkan bahwa transisi energi juga membuka peluang karier dan pengembangan kompetensi baru bagi generasi muda,” katanya.

Mengangkat tema “Energizing Acceleration for Future Impact”, PGTC 2026 menjadi wadah bagi pelaku industri energi dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai prospek serta tantangan sektor energi ke depan.

Dalam agenda tersebut, Pertamina NRE menyediakan stan interaktif yang memberikan edukasi mengenai mekanisme perdagangan karbon, cara pengurangan emisi melalui kredit karbon, hingga proyek energi rendah karbon demi menyukseskan target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Perdagangan karbon sendiri merupakan mekanisme yang memungkinkan entitas dengan capaian penurunan emisi yang tinggi untuk menjual unit karbon kepada pihak dengan emisi yang lebih besar.

Skema ini diproyeksikan mampu mempercepat laju penurunan emisi melalui pemberian insentif ekonomi bagi mitigasi perubahan iklim.

Selain itu, Pertamina NRE turut mengenalkan konsep carbon offset kepada mahasiswa.

Melalui mekanisme ini, publik dapat terlibat dalam mengompensasi jejak karbon dari kegiatan sehari-hari dengan mendanai proyek penurunan emisi, seperti pengembangan energi bersih dan upaya reboisasi.

Respons mahasiswa terpantau sangat positif sepanjang acara, khususnya pada sesi diskusi mengenai implementasi perdagangan karbon serta potensi keterlibatan mereka dalam mendukung transisi energi nasional.

Sebelumnya, Pertamina NRE juga telah aktif mengampanyekan penurunan emisi karbon lewat program carbon offset hasil kolaborasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri.

Program tersebut memperkenalkan metode kompensasi emisi melalui pembelian kredit karbon dari proyek-proyek yang telah terverifikasi.

Keikutsertaan Pertamina NRE dalam PGTC 2026 menjadi wujud nyata komitmen perusahaan untuk mendukung agenda dekarbonisasi nasional melalui pengembangan energi bersih, peningkatan literasi perdagangan karbon, serta penguatan kapasitas generasi muda di sektor energi berkelanjutan.

Terkini