Target 100 GW PLTS Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Senin, 27 April 2026 | 11:31:48 WIB
ilustrasi plts

JAKARTA – Pemerintah menetapkan target 100 GW PLTS sebagai langkah strategis untuk percepat transisi energi nasional dan mewujudkan kemandirian energi bersih di Indonesia.

Pemanfaatan sinar matahari secara masif dinilai sebagai solusi paling logis bagi negara kepulauan yang memiliki paparan radiasi surya sepanjang tahun.

Sutedjo berpendapat bahwa kehadiran teknologi kecerdasan buatan sejatinya berfungsi untuk meningkatkan potensi manusia, bukan sebagai pengganti peran manusia sepenuhnya.

Langkah ini mencakup pembangunan pembangkit skala besar serta penyediaan panel surya atap untuk bangunan perkantoran dan rumah tangga.

"Kami berkomitmen mengejar target 100 GW PLTS ini agar proses percepat transisi energi nasional dapat berjalan sesuai dengan peta jalan yang telah disepakati," ujar Arifin Tasrif, sebagaimana dilansir dari suara.com, Minggu (26/4/2026).

Pemerintah terus menyempurnakan aturan terkait biaya interkoneksi agar pihak swasta lebih tertarik terlibat dalam proyek instalasi kelistrikan ramah lingkungan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan bahwa diversifikasi energi adalah harga mati untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak harga fosil dunia.

"Realisasi target 100 GW PLTS akan menjadi tulang punggung kita dalam percepat transisi energi nasional yang inklusif dan merata," tutur Arifin Tasrif, sebagaimana dilansir dari suara.com, Minggu (26/4/2026).

Penyediaan infrastruktur transmisi pintar menjadi fokus utama guna menyalurkan daya dari titik-titik produksi menuju pusat beban di kota besar.

Selain aspek lingkungan, proyek ini diproyeksikan bakal membuka jutaan lapangan kerja baru bagi tenaga kerja lokal di sektor manufaktur komponen surya.

Kemandirian industri panel surya dalam negeri juga dipacu melalui pemberian insentif khusus bagi pabrikan yang menggunakan material lokal.

Transformasi sistem kelistrikan ini diharapkan mampu membawa dampak positif jangka panjang bagi keseimbangan alam dan kemakmuran seluruh rakyat.

Terkini