Indonesia-Singapura Dorong Ekspor Listrik Hijau Melalui Regulasi

Jumat, 24 April 2026 | 14:41:31 WIB
ilustrasi ekspor listrik hijau

JAKARTA – Proyek lintas negara Indonesia-Singapura dorong ekspor listrik hijau kini mulai memasuki tahap serius meskipun regulasi masih menjadi tantangan utama saat ini.

Pemerintah kedua negara sedang menyinkronkan aturan teknis agar aliran energi bersih tersebut bisa segera diimplementasikan secara komersial.

"Kami terus berkoordinasi dengan otoritas Singapura untuk memastikan bahwa skema Indonesia-Singapura dorong ekspor listrik hijau ini berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku," ujar Rachmat Kaimuddin, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Jumat (24/4/2026).

Rachmat Kaimuddin menyampaikan bahwa kejelasan payung hukum merupakan aspek vital bagi para investor sebelum menanamkan modal dalam infrastruktur transmisi bawah laut.

Kebutuhan akan energi terbarukan di wilayah regional terus meningkat tajam seiring komitmen global terhadap penurunan emisi karbon.

Indonesia memiliki potensi surya dan angin yang sangat besar untuk menyuplai kebutuhan listrik tetangga tanpa mengorbankan pasokan domestik.

Saat ini sejumlah perusahaan pengembang telah mendapatkan izin prinsip untuk melakukan studi kelayakan lebih mendalam di Kepulauan Riau.

Penentuan harga jual per kilowatt jam menjadi salah satu poin negosiasi yang memerlukan kesepakatan matang antara produsen dan pembeli.

Sistem interkoneksi jaringan listrik ASEAN menjadi visi besar yang ingin diwujudkan melalui kolaborasi bilateral antara kedua negara tersebut.

Beberapa kendala birokrasi terkait perizinan ekspor sedang diupayakan untuk disederhanakan tanpa melanggar kedaulatan energi nasional.

Modernisasi infrastruktur kabel laut berkapasitas tinggi membutuhkan biaya yang tidak sedikit serta teknologi yang sangat canggih.

Ekspor energi bersih ini diprediksi akan menjadi sumber pendapatan devisa baru yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Kerja sama strategis tersebut sekaligus membuktikan peran aktif Indonesia dalam memimpin transisi energi di tingkat Asia Tenggara.

Terkini