JAKARTA - David Beckham dikabarkan tengah merancang sebuah ambisi yang bisa mengubah wajah sepak bola dunia. Di tengah kembalinya isu transfer Cristiano Ronaldo dan dominasi Lionel Messi bersama Inter Miami, mantan bintang timnas Inggris itu berharap bisa mewujudkan mimpinya: menyatukan dua megabintang tersebut dalam satu klub pada bursa transfer musim panas mendatang. Jika terjadi, langkah ini tidak hanya fenomenal, tetapi akan menjadi peristiwa tak terlupakan dalam sejarah olahraga paling populer di muka bumi.
David Beckham dan Ambisi Proyek Besar di MLS
David Beckham, yang kini menjadi salah satu pemilik Inter Miami, tidak pernah menyembunyikan ambisinya untuk membawa klubnya menjadi kekuatan global di dunia sepak bola. Sejak kedatangan Lionel Messi yang mengejutkan dunia pada 11 Juli 2023, kehadiran La Pulga telah mengubah daya tarik Major League Soccer (MLS) secara signifikan. Messi tidak hanya mencetak gol-gol luar biasa, tetapi juga menjadikan Inter Miami sebagai magnet baru bagi perhatian global.
Beckham percaya bahwa Messi adalah bagian penting dari fondasi klub, namun ia masih memandang ada peluang untuk membuat proyek yang lebih besar lagi. Dalam benaknya, membawa Cristiano Ronaldo — sosok yang selama ini menjadi rival utama Messi dalam banyak dekade — ke Inter Miami akan menjadi sentuhan puncak yang sempurna. Ide ini sering dipandang sebagai ambisi yang nyaris tak terbayangkan, namun Beckham tetap optimistis soal kemungkinan itu.
Situasi Cristiano Ronaldo di Tahun 2026
Cristiano Ronaldo, yang kini berusia 40 tahun, mengambil keputusan mengejutkan dengan meninggalkan Manchester United pada akhir 2022 setelah hubungan yang memanas dengan pelatih Erik ten Hag dan wawancara kontroversialnya dengan Piers Morgan. Setelah itu, ia menolak tawaran dari sejumlah klub besar Eropa dan memilih bergabung dengan klub Liga Pro Saudi, Al Nassr, pada awal 2023. Di sana, CR7 mencatatkan angka produktivitas yang mengesankan, dengan 117 gol dalam 133 penampilan untuk tim di Timur Tengah tersebut.
Namun spekulasi tentang masa depan Ronaldo tak pernah benar-benar hilang. Rumor mengenai ketidakpuasan CR7 di Al Nassr mencuat setelah klub tersebut hanya finis di posisi ketiga Liga Pro Saudi dan gagal melaju jauh di Piala AFC, serta adanya isu ketidaksepakatan dengan struktur pendanaan klub. Di sisi lain, ada laporan bahwa Ronaldo sempat menandatangani kontrak baru dengan Al Nassr hingga Juni 2027, dengan paket gaji besar yang diklaim mencapai angka fantastis. Meski begitu, tanda tanya soal kenyamanan dan ambisinya terus menjadi bahan perbincangan.
Legenda Yang Belum Pernah Bersatu: Ronaldo dan Messi
Sampai hari ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi belum pernah bermain dalam satu klub yang sama, meski mereka telah bersaing secara ketat sejak awal karier masing-masing. Rivalitas mereka — baik di Real Madrid vs Barcelona, di panggung Liga Champions, maupun di berbagai penghargaan individu seperti Ballon d’Or — telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah sepak bola modern. Namun Beckham melihat kesempatan untuk merusak dualisme itu demi sebuah momen yang bisa disebut sebagai “peristiwa bersejarah”: menyatukan dua ikon terbesar sepak bola di satu tim.
Bagi Beckham, peluang ini bukan lagi sekadar mimpi. Ia digambarkan terus menjaga kemungkinan tersebut tetap hidup, dengan beberapa media melaporkan bahwa ia yakin bisa meyakinkan Ronaldo untuk bergabung. Beckham bahkan disebut telah meyakinkan Messi lebih dulu, dan sekarang tinggal bagaimana membawa Cristiano Ronaldo ke proyek ambisius tersebut.
Reaksi dan Tantangan Transfer
Ide menyatukan Ronaldo dan Messi tentu bukan tanpa tantangan. Pertama, faktor usia kedua pemain yang kini telah memasuki fase akhir karier profesional mereka. Kedua, biaya transfer dan gaji pemain yang luar biasa tinggi menjadi kendala tersendiri, terutama dalam konteks aturan keuangan klub. Namun Inter Miami tampaknya siap menghadapi tantangan tersebut, dengan Messi sudah menjadi wajah utama klub di MLS selama beberapa musim terakhir.
Selain itu, spekulasi mengenai Ronaldo yang sedang tidak nyaman di Al Nassr — termasuk situasi di mana ia disebut sempat absen di dua pertandingan terakhir timnya — memicu rumor bahwa kesempatan untuk hengkang bukan lagi sekadar omong kosong belaka. Kendati demikian, sejauh ini belum ada pengumuman resmi terkait kepindahan tersebut.
Dampak Potensial Jika Terwujud
Kalau rencana Beckham ini benar-benar menjadi kenyataan, dampaknya akan jauh melampaui sekadar kekuatan di lapangan. Pertama, secara komersial ini akan menjadi “Hadiah untuk MLS” — sebuah langkah yang bisa meningkatkan minat global terhadap kompetisi yang selama ini belum mencapai level liga papan atas Eropa. Selain itu, hal ini juga bisa mendorong klub MLS lain untuk berani mengejar nama-nama besar di masa depan, mengubah struktur persaingan liga secara keseluruhan.
Secara historis, kolaborasi antara dua legenda seperti Ronaldo dan Messi akan dikenang sebagai salah satu momen paling penting dalam sepak bola. Bukan hanya karena kualitas permainan mereka, tetapi karena narasi rivalitas yang perlahan berubah menjadi kemitraan di panggung yang sama — sebuah hal yang pernah dianggap tidak mungkin terjadi.