Otoritas Jepang Selidiki Kasus WNI Tewas Ditikam, Pelaku Asal Kanada

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:13:30 WIB
Ilustrasi Penusukan. ( Sumber : NET )

JAKARTA - Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah menjelaskan pihak kementerian sudah mengawasi proses penanganan tragedi kematian seorang perempuan Indonesia berinisial KAH (20) karena ditusuk di huniannya di Hamamatsu, Jepang.

Kemlu menjelaskan KAH sudah tinggal di Jepang bersama anggota keluarganya.

"Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo memantau penanganan kasus pembunuhan terhadap seorang WNI berinisial KAH (Wanita, 20 tahun). Insiden terjadi di apartemen korban di wilayah Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, Jepang," kata Heni kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

"Berdasarkan informasi dari Hamamatsu Nishi Police, korban merupakan WNI yang telah menetap di Jepang bersama keluarganya," tambahnya.

Kemlu menjelaskan pelaku yang dicurigai adalah seorang pria kewarganegaraan Kanada.

Heni menyampaikan perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan oleh aparat Jepang.

"Sementara terduga pelaku merupakan seorang pria WN Kanada yang tinggal di Jepang. Saat ini, kasus masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan belum ada informasi lanjutan perihal kaitan meninggalnya KAH dengan seorang laki-laki yang tewas tersambar kereta api tidak jauh dari area tempat kejadian.

KBRI Tokyo disebutkan telah menjalin komunikasi mendalam dengan aparat kepolisian setempat.

"Belum terdapat keterangan resmi dari otoritas yang berwenang terkait hubungan kasus ini dengan pria yang tertabrak kereta di dekat lokasi kejadian," ujar Heni.

"KBRI Tokyo akan terus memantau penanganan kasus tersebut melalui koordinasi intensif dengan otoritas setempat," sambungnya.

Sebelumnya, dikutip dari Sumbernya, Selasa (7/7/2026), korban ditemukan dalam kondisi gawat dengan luka tusukan pada jam 11.40 waktu setempat.

Pihaknya ditemukan di apartemen lokasi dia menetap bersama ayah dan ibunya.

Selanjutnya, korban dinyatakan wafat sewaktu sampai di rumah sakit demi mendapatkan penanganan.

Menurut keterangan kepolisian, tetangga korban melakukan panggilan darurat sesudah mendengar jeritan korban dari ruang sebelah.

Warga tersebut juga menginformasikan melihat seorang laki-laki mengenakan busana hitam keluar dari apartemen.

Tidak lama kemudian, seorang pria wafat tertabrak kereta pada jalur rel JR Tokaido.

Masinis kereta mengaku sebelumnya melihat seorang pria berpakaian hitam melompati pagar dan menyeberang rel.

Peristiwa itu berlangsung di wilayah permukiman yang berjarak 500 meter di sisi barat stasiun kereta JR Maisaka di Hamamatsu, Prefektur Shizuoka. 

Terkini