Farhan Bantah Isu Hubungan Tidak Harmonis dengan Wakilnya

Selasa, 07 Juli 2026 | 15:22:36 WIB
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membantah isu hubungan tidak harmonis dengan Wakil Wali Kota Erwin. (Sumber Foto: NET)

BANDUNG - Relasi antara Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dengan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dilaporkan tengah tidak selaras.

Situasi tersebut mencuat setelah Erwin memberikan pengakuan bahwa dirinya tidak pernah diikutsertakan dalam pembicaraan rencana kegiatan maupun pergeseran posisi di Pemerintah Kota Bandung.

"Terus terang saja, selama ini saya tidak pernah diajak Wali Kota mulai dari pembahasan anggaran, perubahan anggaran, APBD, program kerja Kota Bandung, maupun rotasi dan mutasi," kata Erwin, Senin (6/7/2026).

Terakhir, Erwin memberikan pengakuan hanya diundang dalam rapat pimpinan.

Walaupun demikian, pada momen itu, Erwin sama sekali tidak banyak diberi ruang untuk mengemukakan pendapat.

Oleh karena itu, dari Sumbernya memberikan pengakuan tidak banyak mengetahui rencana yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Bandung.

"Saya hanya diajak rapat pimpinan dan saat itu pun saya tidak banyak berbicara," ungkap dari Sumbernya.

Erwin diketahui sempat ditetapkan selaku tersangka perkara dugaan korupsi penyalahgunaan wewenang oleh Kejaksaan Negeri Bandung.

Namun, status tersangka tersebut akhirnya dibatalkan sesudah Kejaksaan Negeri Bandung mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Dengan gugurnya status tersangka tersebut, Erwin berharap bisa kembali diikutsertakan oleh Farhan dalam tiap rencana yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung.

Dari Sumbernya berharap bisa kembali bekerja sama dengan Farhan.

"Mudah-mudahan setelah persoalan ini selesai saya bisa kembali bersinergi dengan Bapak Wali Kota Bandung, bisa berbagi tugas. Tetapi tentu semuanya tergantung Bapak Wali Kota," kata dari Sumbernya.

Sesudah beredar isu relasi yang tidak harmonis, Farhan dan Erwin akhirnya kembali muncul bersama dalam salah satu acara di Balai Kota Bandung pada hari ini, Selasa (7/7/2026).

Dalam momen tersebut, Farhan menepis isu mengenai relasi dengan wakilnya yang tidak harmonis.

"Baik-baik aja. Ngobrol lah. Tadi kan datang ikut pelantikan juga. Aman. Hubungan tidak pernah beku, jadi selalu cair," ungkap Farhan.

Sementara itu, Erwin memberikan pengakuan belum berkomunikasi dengan Farhan mengenai relasi mereka.

Namun, dalam durasi dekat ini, mereka kemungkinan berjumpa guna membicarakan masalah itu.

"Ya kan saya diundang. Kalau enggak diundang ya enggak datang. Sejauh ini baru sekarang diundang," kata dari Sumbernya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan ikut berkomentar terkait berita relasi yang tidak harmonis di Balai Kota Bandung.

Erwan berharap, situasi ini segera bisa dituntaskan dengan duduk bersama.

"Seperti komitmen pada awal ketika pencalonan seperti apa, ya ngobrol duduk berdua. Kan pemerintahan itu satu paket, kan mereka juga terpilih," kata dari Sumbernya.

Erwan juga menyampaikan, selaku satu pasangan paket pemimpin, tidak bisa keduanya aing-aing (berjalan sendiri-sendiri/egois), tidak bisa mereka mengabaikan kepentingan penduduk hanya karena ego pribadi.

"Mari kami hilangkan ego-ego pribadi, ego-ego golongan demi masyarakat Jawa Barat dan juga Kota Bandung," kata dari Sumbernya.

Erwan memberi peringatan, tidak hanya di Bandung, di semua Kota/Kabupaten lainnya juga, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk senantiasa duduk bersama menuntaskan persoalan secara tenang.

Saat ditanya apakah akan dimediasi, Erwan menjawab keduanya sudah dewasa dan bisa menuntaskannya sendiri.

Terkini