Lolos Dramatis ke Perempat Final, Mental Inggris Bikin Tuchel Bangga

Senin, 06 Juli 2026 | 19:46:53 WIB
Mental Inggris Bikin Tuchel Bangga (FOTO: NET)

MEXICO CITY - Juru taktik Timnas Inggris, Thomas Tuchel, melontarkan pujian kepada para pemainnya setelah berhasil menyingkirkan Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Sisi Three Lions menyegel tempat di perempat final setelah memetik kemenangan penuh drama 3-2 kontra tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB.

Negara pangeran Charles ini mulanya unggul dua angka lewat dua sumbangan gol Jude Bellingham, sebelum Julian Quiñones menipiskan jarak angka kedua tim.

Sosok Harry Kane kemudian membawa Inggris menjauh melalui penalti, namun Raul Jimenez kembali membuat laga menegangkan hingga peluit akhir.

Keadaan menjadi kian runyam usai Jarell Quansah diganjar kartu merah pada menit ke-54, sehingga membuat Inggris terpaksa berlaga dengan kekosongan satu pemain hingga pertarungan selesai.

Kendati berada dalam impitan atmosfer pendukung lokal serta gempuran konstan dari skuad Meksiko, Inggris sanggup menjaga keunggulan tersebut sampai memastikan diri melaju ke babak delapan besar.

Aksi pontang-panting Inggris saat meladeni perlawanan Meksiko ini sejatinya telah diprediksi oleh pemerhati dari Sumbernya pada sebuah tayangan audio.

"Inggris diperkirakan akan kesulitan menghadapi intensitas dukungan suporter Meksiko dan faktor cuaca yang tidak bersahabat bagi tim Eropa, yang membuat mereka harus berjuang keras di luar zona nyaman," kata Raka Kisdiyatma.

"Meksiko adalah tim tuan rumah dengan performa terbaik di antara ketiganya (Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada). Mereka mencatatkan performa sempurna sejak fase grup hingga lolos ke 16 besar tanpa kebobolan satu gol pun."

"Sementara Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel masih belum tampil meyakinkan. Mereka sempat kesulitan saat menghadapi Kongo di babak 32 besar," sambungnya.

Selepas laga tuntas, Thomas Tuchel membeberkan bahwa dirinya amat bangga terhadap kerja keras dari seluruh armadanya.

Sesuai pengakuan dari juru strategi asal Jerman itu, kemenangan krusial ini digapai berkat adanya karakter mental kuat kala menghadapi rintangan yang datang bergantian sepanjang jalannya kompetisi.

"Saya sangat bangga. Kami membutuhkan segalanya. Itu sangat sulit," ujar Tuchel, dikutip dari BBC.

"Setiap kali kami merasa mulai mendapatkan momentum, kami justru mengalami kemunduran. Tetapi itulah mentalitas yang tepat," sambungnya.

Tuchel pun mengagumi cara merespons para anak didiknya sewaktu menghadapi situasi penuh tekanan.

Terkini