Amerika Serikat Jadi Asa Terakhir Tuan Rumah di Piala Dunia 2026

Senin, 06 Juli 2026 | 19:46:53 WIB
Presiden Donald Trump mengangkat dokumen yang membentuk Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia FIFA 2026 (FOTO: NET)

JAKARTA - Meksiko menyusul Kanada angkat kaki dari Piala Dunia 2026 setelah takluk 2-3 oleh Inggris di perdelapan final.

Konsekuensi ini menjadikan Amerika Serikat sebagai satu-satunya delegasi penyelenggara yang tersisa pada kompetisi edisi sekarang.

Sangat disayangkan, Meksiko tidak dapat memaksimalkan modal bertanding di depan puluhan ribu suporter setia mereka walau Inggris terpaksa mengakhiri laga dengan sembilan penggawa.

Sebelum kompetisi bergulir, Meksiko malah sempat diunggulkan sanggup mengalahkan Inggris dalam Podcast Super Taktik Tribunnews Solo di Karanganyar, Jawa Tengah, bertajuk: Plot Twist 16 Besar Piala Dunia 2026, Adakah Kejutan Lagi?.

"Main kandang tentunya poin plus bagi Meksiko, tidak perlu adaptasi cuaca, bisa jadi kunci mereka bisa menang," ujar Konten Kreator Bola @hamkaisme, Septiansyah Rizky Yuwana.

Estimasi itu pada akhirnya runtuh sesudah Inggris berhasil mengubur asa El Tri sekaligus menambah beban yang kini mesti ditanggung Amerika Serikat selaku penyelenggara pamungkas yang tersisa.

Hasil buruk Meksiko pun membikin Kanada dan El Tri selaras menyudahi langkah mereka di fase perdelapan final, menyisakan Amerika Serikat selaku satu-satunya tumpuan masyarakat Amerika Utara.

Amerika Serikat Pikul Seluruh Gengsi Tuan Rumah

Piala Dunia 2026 sebenarnya sempat mencatatkan sejarah anyar sesudah semua negara penyelenggara dipastikan melaju ke babak 16 besar.

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjelma sebagai tiga penyelenggara perdana dalam histori format multi-host yang kompak sanggup menembus fase sistem gugur.

Keberhasilan itu sempat menumbuhkan keyakinan bahwa ketiganya sanggup meneruskan kiprah sampai babak delapan besar.

Akan tetapi, ekspektasi tersebut mulai pudar tatkala Kanada lebih awal dijegal Maroko lewat kedudukan telak 0-3.

Meksiko yang diandalkan merawat asa penyelenggara malah mendapat takdir serupa usai dikalahkan Inggris di Stadion Azteca.

Lewat tersingkirnya dua delegasi penyelenggara, saat ini segenap atensi tertuju menuju Amerika Serikat.

Skuat besutan Mauricio Pochettino menjelma sebagai satu-satunya negara penyelenggara yang masih punya kans memelihara eksistensi tuan rumah di fase-fase pamungkas kompetisi.

Kendati kans mengukir sejarah dengan meloloskan tiga penyelenggara ke perempat final sudah musnah semenjak Kanada tersisih, Amerika Serikat masih memikul tugas besar demi mengawal marwah negara penyelenggara.

Terkini