Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Adakan Khataman Al-Qur'an

Rabu, 01 Juli 2026 | 10:56:12 WIB
300 Santri dan Mahasiswa Ikuti Khotmil Al-Qur'an di Masjid Polda Sumsel. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menyelenggarakan kegiatan khataman Al-Qur'an bersama 80 orang hafiz dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut diinisiasi secara langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Rabu (1/7/2026), acara tersebut berlangsung di Masjid Al-Aman, Komplek Paakri Palembang, Sumsel, mulai Selasa malam (30/6) setelah Salat Isya hingga setelah Salat Subuh. Selama durasi tersebut, lantunan ayat suci Al-Qur'an tidak pernah terputus.

Sebanyak 80 hafiz yang berasal dari berbagai pondok pesantren, rumah tahfiz, serta komunitas penghafal Al-Qur'an di Kota Palembang dan sekitarnya bergantian merampungkan bacaan Al-Qur'an. 

Hal ini dilakukan sebagai bentuk doa bersama demi keselamatan bangsa, keberkahan bagi masyarakat Sumsel, serta kelancaran tugas Polri dalam melayani masyarakat.

Angka 80 dipilih sebagai simbol perjalanan 80 tahun pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. 

Setiap hafiz merepresentasikan satu tahun pengabdian Bhayangkara, sehingga keseluruhan proses khataman menjadi refleksi rasa syukur atas perjalanan panjang Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi khataman Al-Qur'an diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Khoiril Amin. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi hajat Kapolda Sumsel dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

"Alhamdulillah kami telah menyelesaikan khataman Al-Qur'an sebagai wujud syukur Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan, menerima setiap doa yang dipanjatkan, serta mengabulkan hajat Bapak Kapolda Sumatera Selatan beserta seluruh jajaran dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Ustaz Khoiril Amin.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai aksi sosial, kemanusiaan, bakti kesehatan, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan keagamaan di seluruh jajaran Polda Sumsel. 

Khataman Al-Qur'an dipilih sebagai penutup rangkaian kegiatan karena mencerminkan rasa syukur, keikhlasan, dan harapan agar setiap pengabdian Polri senantiasa memperoleh rida Allah SWT.

Selain memperkokoh nilai spiritual, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi Polda Sumsel dengan kalangan ulama, pondok pesantren, serta komunitas tahfiz dalam memperkuat ketahanan sosial dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. 

Semangat ini selaras dengan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui penguatan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.

Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho menyatakan bahwa rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri hendaknya diwujudkan melalui ikhtiar spiritual yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

"Delapan puluh tahun pengabdian Polri adalah amanah yang harus terus dijaga. Karena itu, kami memilih mengisinya dengan doa, dzikir, dan lantunan Al-Qur'an sebagai ikhtiar memohon keberkahan Allah SWT agar seluruh anggota Polri senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, dan perlindungan dalam melayani masyarakat. Semoga keberkahan Al-Qur'an senantiasa menyertai Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera," ucap Irjen Sandi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi simbol bahwa pengabdian Polri tidak hanya dibangun melalui profesionalisme, melainkan juga melalui penguatan nilai-nilai spiritual.

"Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan rasa syukur dan doa. Khataman Al-Qur'an bersama 80 hafiz menjadi simbol harapan agar seluruh pengabdian Polri selalu mendapat keberkahan serta mampu menghadirkan rasa aman, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat. Inilah semangat Polri Presisi yang hadir melayani masyarakat dengan profesional sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai religius," ujar Kombes Nandang.

Polda Sumsel memastikan semangat pengabdian yang dilandasi keikhlasan, integritas, dan nilai-nilai spiritual akan terus menjadi fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Sriwijaya.

Terkini