Trump dan Presiden Iran Resmi Teken Dokumen Perjanjian Damai

Kamis, 18 Juni 2026 | 10:14:10 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Sumber Foto: publika.id)

JAKARTA - Rencana perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Iran memasuki fase baru. Presiden dari kedua negara saat ini telah menandatangani dokumen perjanjian damai guna mengakhiri peperangan.

Trump menandatangani nota kesepahaman tersebut saat santap malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles usai pertemuan KTT G7 pada Rabu (17/6) malam.

"Baru saja menandatanganinya," kata Trump saat keluar dari istana, dilansir AFP, Kamis (18/6/2026).

Terpisah, pemerintah Iran pun mengonfirmasi telah menandatangani dokumen kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan AS.

"Teks Memorandum of Understanding Islamabad telah diselesaikan dengan tanda tangan para presiden -- sekarang saatnya untuk menguji implementasi perjanjian tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, seperti dikutip oleh kantor berita negara IRNA.

Ia menyebutkan penandatanganan telah dilakukan secara elektronik dan jarak jauh oleh kedua presiden, serta menyatakan upacara formal "tidak banyak memiliki tempat" dalam rencana Iran.

Pemerintah Swiss sebelumnya menyampaikan bahwa upacara penandatanganan akan digelar pada Jumat (19/6) di sebuah hotel mewah di pegunungan yang menghadap Danau Lucerne, dengan dihadiri oleh Ketua Parlemen Iran Bagher Ghalibaf serta Wakil Presiden AS JD Vance.

"Ketika teks ditandatangani oleh pejabat tertinggi kedua negara, melanggarnya tentu akan menimbulkan biaya yang lebih besar, dan mengingat pengalaman kami, kami lebih memilih hal ini terjadi," kata Baqaei.

Teks perjanjian itu telah dirilis pada hari Rabu (17/6) oleh kedua belah pihak. Periode negosiasi selama dua bulan akan menyusul, dengan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai langkah awal.

Terkini