Polsek Gayam Edukasi Pemuda Blok Cepu Guna Cegah Judi Online

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:07:39 WIB
Propam sedang melakukan pemeriksaan ponsel anggota Polres Ngada (FOTO: NET)

BOJONEGORO - Kepolisian Sektor (Polsek) Gayam, Polres Bojonegoro, kian mengintensifkan sosialisasi pencegahan judi online (judol) bagi kalangan muda.

Upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Dialog Kamtibmas bersama jajaran pengurus serta anggota Karang Taruna Desa Mojodelik di Balai Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (10/6/2026).

Agenda yang dikemas dalam bentuk diskusi interaktif ini diselenggarakan demi meningkatkan kepedulian sekaligus peran aktif para pemuda dalam menangkal pengaruh judol di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, hingga masyarakat desa di wilayah ladang minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu.

Saat memberikan pemaparan, Kapolsek Gayam, AKP Amirul Mukminin, menguraikan pelbagai faktor yang memicu seseorang dapat terjerumus ke dalam lingkaran judol.

Perwira yang mengomandoi kepolisian di kawasan ring satu ladang minyak Blok Cepu ini juga mengupas rentetan dampak negatif yang ditimbulkan, mulai dari faktor keuangan, kejiwaan, hubungan sosial, hingga persoalan hukum.

Tidak hanya itu, para peserta yang hadir turut diberikan edukasi melalui contoh nyata di lapangan terkait kasus-kasus yang berakar dari kecanduan judol, seperti tindak pidana perampokan, kekerasan fisik, sampai perbuatan mengakhiri hidup.

“Kami memberikan pemahaman kepada para pemuda mengenai sistem dan mekanisme judi online yang dirancang agar pemain terus mengalami kerugian. Hal ini penting dipahami agar generasi muda tidak mudah tergiur oleh iming-iming kemenangan,” ujar AKP Amirul Mukminin.

Di lain pihak, Ketua Karang Taruna Desa Mojodelik, Bayu Ali Syahbana, menyambut baik langkah proaktif dari Polsek Gayam dalam memberikan edukasi kepada kelompok kepemudaan.

Bayu menganggap bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini serta mudah dipahami oleh seluruh audiens.

“Kegiatan ini memberikan wawasan baru terkait bahaya judi online serta konsekuensi hukumnya. Penyampaian materi yang jelas dan disertai contoh-contoh nyata membuat peserta lebih mudah memahami,” kata Bayu.

Perwakilan pemuda dari desa penghasil minyak Blok Cepu ini berharap agar program edukasi serupa dapat diadakan secara terus-menerus karena terbukti efektif meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya kaum muda, agar tidak terperangkap dalam pusaran judol maupun masalah kriminalitas lainnya.

”Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena sangat bermanfaat,” tandasnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Polsek Gayam merencanakan pelaksanaan Dialog Kamtibmas berkala dengan menyasar organisasi karang taruna di wilayah desa-desa lain dalam cakupan Kecamatan Gayam.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari strategi pihak kepolisian untuk memperkuat langkah preemtif serta preventif guna meminimalisir penyebaran judi online di tengah-tengah masyarakat.

Terkini