Samosir Gandeng Inggris Bangun Pompa Air Tenaga Surya untuk Petani

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:40:16 WIB
Bupati Samosir dan OPML Inggris (FOTO: NET)

SAMOSIR – Bupati Vandiko T Gultom menerima kunjungan Tim United Kingdom Oxford Policy Management Limited (OPML UK) bersama Tim Low Carbon Development Initiative (LCDI) di Rumah Dinas Bupati Samosir, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk memantau perkembangan pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di wilayah Samosir.

 Proyek ini merupakan wujud dukungan dari Pemerintah Inggris melalui Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang berkolaborasi dengan program LCDI.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Senior Leader Private Sector Climate Finance OPML UK Naveed Chaudry, Team Leader Program LCDI-2 Arnold Sitompul, WS 2 Lead LCDI/OPML Abdul Azis Muslim, Senior Provincial Coordinator LCDI/OPML Agus Marwan, serta perwakilan Bapperida Sumatera Utara, Andriadi dan Mediana Sitorus.

Bupati Vandiko T Gultom menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Inggris dan tim LCDI atas bantuan fasilitas pengairan tersebut.

“Kami merasa sangat terbantu atas bantuan pembangunan pompa air tenaga surya ini. Kehadiran fasilitas ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mendukung kebutuhan pertanian di Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.

Vandiko menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir memegang komitmen kuat untuk menyokong pembangunan rendah karbon dan terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian maupun pelayanan publik.

Bagi Vandiko, penyediaan PATS merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas petani, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menekan biaya operasional melalui penggunaan energi surya.

Ia menaruh harapan agar kolaborasi ini terus berlanjut pada berbagai program pembangunan lainnya yang menyasar kepentingan masyarakat luas.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini. Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung berbagai program yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sampai saat ini, Kabupaten Samosir telah mengoperasikan lima unit PATS.

 Pada tahun 2026, direncanakan akan ada penambahan lima unit lagi, termasuk bantuan yang berasal dari Inggris, sehingga totalnya mencapai 10 unit. 

Sebanyak empat unit di antaranya didanai lewat APBD Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Team Leader LCDI/OPML Arnold Sitompul mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di Samosir didasari oleh komitmen nyata daerah ini dalam menjalankan pembangunan rendah karbon.

“Kami melihat Pemerintah Kabupaten Samosir telah lebih dahulu menginisiasi pemanfaatan energi rendah karbon melalui beberapa unit PATS. Inisiatif ini sangat baik dan perlu didukung agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Arnold juga menerangkan bahwa kemajuan pembangunan berjalan tanpa kendala dan diharapkan pompa air itu dapat segera beroperasi setelah seluruh tahapan diselesaikan.

Pemerintah Kabupaten Samosir terus menggenjot pembangunan yang berbasis pada keberlanjutan serta inovasi.

 Melalui kemitraan dengan berbagai pihak, Samosir optimis dapat mewujudkan sistem pertanian modern yang mandiri dan ramah lingkungan.

Terkini