JAKARTA - Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, sebagai kunci peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan kedaulatan negara. Pernyataan ini disampaikan saat rapat koordinasi secara daring melalui zoom meeting yang dilaksanakan pada 9 Februari 2026 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas.
Sinergi untuk Percepatan Pembangunan PLBN Temajuk
Rapat koordinasi yang diikuti oleh sejumlah pimpinan pemerintahan itu bertujuan menyinergikan langkah serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung percepatan pembangunan PLBN Temajuk sebagai salah satu kawasan strategis di wilayah perbatasan negara. Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sambas, serta para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Dalam sambutannya, Wabup Heroaldi menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas untuk mendukung pembangunan infrastruktur perbatasan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat daerah perbatasan. Dalam konteks ini, PLBN Temajuk menjadi salah satu fokus utama karena dianggap mampu mempercepat layanan publik serta memperkuat keamanan dan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan.
Wakil Bupati juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar pembangunan PLBN Temajuk dapat segera terwujud. Ia menyatakan bahwa percepatan fasilitas di kawasan Temajuk akan membawa dampak positif tidak hanya untuk pelayanan administratif, tetapi juga untuk pertumbuhan ekonomi di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Peran PLBN sebagai Gerbang Utama Kawasan Perbatasan
Menurut Wabup Sambas, pembangunan PLBN Temajuk bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara di wilayah terdalam dan terluar Indonesia. PLBN dipandang sebagai representasi nyata negara yang memberikan akses layanan penting kepada masyarakat serta memperlihatkan kedaulatan nasional. Pembangunan PLBN secara umum juga mencerminkan kebijakan pemerintah pusat untuk memperluas jaringan infrastruktur perbatasan di seluruh Indonesia, di mana sudah ada PLBN lain yang beroperasi dan beberapa lagi sedang direncanakan untuk mendukung pemerataan pembangunan.
Lebih jauh, keberadaan PLBN di perbatasan Indonesia telah dipandang sebagai embrio pusat pertumbuhan kawasan perbatasan yang dapat memberikan efek positif terhadap perekonomian lokal. Pembangunan dan pengembangan PLBN dianggap sebagai langkah strategis pemerintah dalam membuka peluang usaha, memperlancar arus barang dan jasa, serta memperkuat jaringan antarwilayah.
Harapan Terhadap Realisasi Pembangunan
Wabup Heroaldi mengungkapkan harapannya agar melalui koordinasi tersebut seluruh pihak yang terlibat dapat menyamakan persepsi dan memperkuat kerja sama guna mempercepat pembangunan PLBN Temajuk secara berkelanjutan. Ia berharap proyek ini tidak hanya selesai secara cepat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perbatasan serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pernyataan tersebut menggambarkan optimisme pemerintah daerah akan manfaat jangka panjang yang diharapkan dari keberadaan PLBN Temajuk, terutama dalam konteks pelayanan publik yang semakin efektif dan efisien. Fokus pembangunan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan negara serta mendukung pertumbuhan wilayah.
Tantangan dan Dukungan Lintas Sektor
Tantangan pembangunan di kawasan perbatasan seperti Temajuk seringkali mencakup aspek geografis, infrastruktur dasar, serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk itu, kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama agar program-program strategis seperti pembangunan PLBN dapat berjalan sesuai rencana. Sejalan dengan hal ini, Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terus mendorong sinergi kelembagaan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan kawasan perbatasan, termasuk penyelesaian sengketa batas, pemerataan pembangunan, dan peningkatan layanan.
Selain itu, kebijakan pembangunan perbatasan yang berkelanjutan juga memerlukan dukungan penuh dari kementerian/lembaga terkait, serta pemangku kepentingan lainnya, baik di tingkat nasional maupun daerah. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan proyek PLBN Temajuk dapat berjalan lancar dan memberikan berbagai manfaat strategis bagi masyarakat lokal dan negara secara keseluruhan.
Meningkatkan Pelayanan dan Kedaulatan Nasional
Dalam konteks yang lebih luas, pembangunan PLBN Temajuk juga turut mendukung upaya pemerintah untuk memperkokoh jaringan pelayanan publik di wilayah perbatasan. Hadirnya fasilitas yang representatif dipandang mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam kebutuhan administrasi serta memperkuat rasa aman dan kesejahteraan. Hal ini sesuai dengan visi pembangunan kawasan perbatasan yang tidak hanya menjadi batas fisik, tetapi juga ruang pertumbuhan yang inklusif dan produktif.
Dengan begitu, percepatan pembangunan PLBN Temajuk diharapkan tidak hanya menjadi simbol kehadiran negara, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan, sekaligus memperkuat posisi strategis Indonesia di mata dunia.