JAKARTA - Surabaya dikenal sebagai kota besar yang memiliki aktivitas kuliner tanpa henti sepanjang hari.
Ketika malam semakin larut, justru berbagai warung makan mulai ramai didatangi pengunjung. Kondisi ini membuat suasana kuliner malam Surabaya terasa hidup dan penuh pilihan.
Karakter masakan Surabaya identik dengan rasa gurih, pedas, dan porsi yang cenderung besar. Ciri khas tersebut menjadi alasan mengapa banyak orang merasa puas meski makan di waktu dini hari. Sensasi menyantap hidangan panas di malam hari memberikan pengalaman tersendiri.
Saat bulan puasa tiba, keberadaan warung yang buka dua puluh empat jam sangat membantu masyarakat. Menu sahur dapat diperoleh dengan mudah tanpa harus terburu waktu. Situasi ini menjadikan Surabaya sebagai kota yang ramah bagi pencari sahur.
Warung Legendaris Favorit Warga Lokal
Beberapa tempat makan malam di Surabaya telah menjadi langganan warga sejak lama. Keberadaannya dikenal luas karena rasa yang konsisten dan jam operasional yang panjang. Tidak sedikit pula mahasiswa menjadikannya pilihan utama untuk sahur.
Menu yang disajikan umumnya merupakan masakan khas Surabayaan. Penyetan, sego sambel, rawon, hingga bebek bumbu hitam mendominasi daftar hidangan. Semua sajian tersebut memiliki ciri rasa kuat dan menggugah selera.
Mengutip dari ulasan akun YouTube @10bestid, warung-warung ini disebut sebagai favorit mahasiswa. Rasa yang leko dan harga terjangkau menjadi daya tarik utama. Tidak heran jika pengunjungnya datang dari berbagai kalangan.
Rawon dan Sajian Berkuah untuk Sahur
Rawon Setan menjadi salah satu ikon kuliner malam di Surabaya. Warung ini mulai melayani pengunjung sejak pukul 22.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Embong Malang No 76I, Genteng, Surabaya.
Julukan Rawon Setan muncul karena jam bukanya yang mendekati tengah malam. Ciri khas rawon ini terletak pada potongan daging berukuran besar namun tetap empuk. Kuahnya yang hitam dan hangat sangat cocok untuk menu sahur.
Selain rawon, Sop Buntut Gelora Pancasila juga cukup terkenal. Rumah makan ini berlokasi di Jalan Musi No 48, Darmo, Wonokromo. Menu olahan sapi di tempat ini dikenal lembut dan kaya rasa.
Sego Sambel dan Penyetan Andalan Pecinta Pedas
Sego sambel merupakan kuliner sederhana khas Surabaya yang selalu diminati. Hidangan ini terdiri dari nasi, lauk goreng, dan siraman sambal pedas. Rasa pedasnya sering kali menjadi daya tarik utama.
Salah satu yang paling terkenal adalah Sego Sambel Mak Yeye. Warung ini terletak di Jalan Jagir Wonokromo Wetan No 12. Tingkat kepedasan sambalnya dikenal sangat nendang dan menggugah selera.
Selain itu, Penyetan Bang Ali juga menjadi pilihan populer. Warung ini berlokasi di Jalan Simpang Darmo Permai Utara No 22, Surabaya. Penyetan Bang Ali buka selama dua puluh empat jam dengan lauk yang beragam.
Kombinasi Unik dan Sajian Khas Surabaya
Pecel Rawon Pucang menawarkan perpaduan rasa yang tidak biasa. Hidangan ini menggabungkan nasi pecel dengan kuah rawon yang gurih. Lokasinya berada di Jalan Pucang Anom, di depan Toko Kain Moro Seneng.
Pilihan lauk di Pecel Rawon Pucang cukup beragam. Pengunjung dapat memilih telur asin, ayam goreng, atau empal daging. Perpaduan bumbu pecel dan kuah rawon memberikan sensasi rasa yang unik.
Bagi pecinta bebek, Bebek Wachid Hasyim menjadi rekomendasi. Warung ini terletak di Jalan Raya Jemursari, Wonocolo, Surabaya. Daging bebeknya empuk dengan bumbu hitam yang meresap.
Alternatif Lengkap untuk Sahur Praktis
Rawon Kalkulator menjadi pilihan saat berada di kawasan Taman Bungkul. Warung ini terkenal dengan rasa kuah yang segar dan potongan daging yang memuaskan. Lokasinya berada di Sentra PKL Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, Wonokromo.
Harga seporsi rawon di tempat ini tergolong terjangkau. Seporsi rawon dibanderol dengan harga Rp 20.000. Hal tersebut membuatnya digemari banyak pengunjung.
Warung Padin Bu Dewi Achmad juga dapat dijadikan alternatif sahur. Warung ini berlokasi di Jalan Kranggan No 26, Bubutan, Surabaya. Sambal pencit dan tomatnya menjadi ciri khas yang banyak dicari.
Nasi Cumi sebagai Penutup Kuliner Sahur
Nasi cumi hitam merupakan salah satu kuliner ikonik Surabaya. Sajian ini dikenal dengan rasa gurih dan tinta cumi yang khas. Banyak pengunjung memburunya sebagai menu makan malam.
Salah satu warung terkenal adalah Nasi Cumi Bu Atun. Warung ini terletak di Jalan Waspada No 30, Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Menariknya, warung ini kini buka selama dua puluh empat jam.
Dengan jam operasional tersebut, nasi cumi ini cocok dijadikan menu sahur. Pengunjung dapat menikmati sajian khas tanpa khawatir kehabisan waktu. Surabaya pun kembali membuktikan kekayaan kulinernya yang tak lekang oleh malam.